diswayjogja.com – Dalam beberapa tahun terakhir, dry shampoo atau sampo kering telah menjadi salah satu produk perawatan rambut yang sangat populer, terutama di kalangan mereka yang mendambakan kepraktisan.
Isu ini sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen dan memicu penarikan produk di beberapa negara. Akibat temuan tersebut, sejumlah merek dry shampoo produksi Unilever ditarik peredarannya di Amerika Serikat dan Kanada.
Merek dry shampoo yang ditarik meliputi nama-nama besar seperti Dove, Nexxus, Suave, TIGI, dan TRESemmé. Penarikan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan perlindungan konsumen.
Menurut laporan The New York Times, dry shampoo dari kelima merek tersebut terbukti memiliki kandungan zat berbahaya bernama benzena. Benzena diketahui merupakan zat kimia yang sangat berbahaya dan diklasifikasikan sebagai karsinogen, artinya dapat memicu kanker pada manusia. Penting untuk diketahui bahwa tidak semua dry shampoo mengandung zat berbahaya ini. Sejauh ini, jenis dry shampoo yang berbahaya hanya terbatas pada sejumlah merek yang sudah dikonfirmasi oleh Unilever, dan berita baiknya, produk-produk tersebut ternyata tidak beredar di Indonesia.
BACA JUGA : Perawatan Rambut Dengan Hair Oil Terbaik Agar Rambut Sehat Ternutrisi Dan Berkilau
BACA JUGA : Tren Perming Rambut Kembali Heboh! Yuk Cek Perawatannya dan Efek Sampingnya
Fungsi, Perbedaan, dan Cara Kerja
Dry shampoo merupakan produk perawatan rambut yang didesain untuk mengurangi minyak, lemak, dan kotoran pada rambut tanpa perlu mencuci atau membilasnya dengan air. Meskipun disebut sampo, dry shampoo sama sekali tidak dapat menggantikan fungsi membersihkan rambut secara menyeluruh layaknya keramas biasa.
Dry shampoo umumnya dipilih untuk alasan praktis, misalnya oleh orang-orang yang sibuk, sedang berpergian, atau setelah berolahraga dan tidak sempat keramas. Meskipun beberapa produk dry shampoo yang beredar di pasaran telah terbukti aman jika digunakan sesuai petunjuk, dry shampoo tidak disarankan untuk digunakan terlalu sering. Hal ini karena penggunaan dry shampoo yang berlebihan dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering, gatal, iritasi, bahkan penumpukan residu yang dapat menyumbat folikel rambut.
Perbedaan Dry Shampoo dengan Sampo Biasa
Perbedaan paling jelas antara dry shampoo dengan sampo biasa terletak pada cara penggunaannya dan mekanisme kerjanya:
Sampo Biasa: Sampo kemudian diusapkan pada rambut yang basah hingga berbusa, dibersihkan dengan gerakan memijat, lalu harus dibilas setelah diaplikasikan pada rambut hingga bersih dari busa. Sampo biasa membersihkan kotoran dan minyak secara menyeluruh dengan bantuan air dan deterjen.
Dry Shampoo: Tidak memerlukan air dalam pengaplikasiannya. Dry shampoo digunakan dengan cara langsung disemprotkan atau diusapkan di rambut yang kering tanpa perlu dicuci ataupun dibilas. Melansir Healthline, tidak seperti sampo biasa, dry shampoo tidak akan meninggalkan busa atau sabun di kulit kepala atau rambut setelah pemakaian.
Dry shampoo bekerja menggunakan alkohol atau bahan aktif berbasis pati (misalnya tepung beras, corn starch) untuk menyerap minyak dan keringat dari rambut. Bahan-bahan inilah yang menjadikan dry shampoo mampu menghasilkan efek rambut bersih tanpa keramas, memberikan tampilan rambut yang lebih voluminous dan segar secara instan.
BACA JUGA : Jangan Bingung Mau Potong Model Apa, Berikut Tren Potongan Rambut Pria 2025
BACA JUGA : Inspirasi Looks Gaya Rambut Wanita 2025
Cara Menggunakan yang Benar
Untuk jenis cair atau lotion: Pastikan produk mengenai kulit kepala karena di area tersebut tempat diproduksi minyak dan kotoran berlebih.