Heri Fitriansyah mengatakan, empat program prioritas sudah dipertimbangkan berdasarkan hasil survei tim transisi mengacu visi misi. Yakni, perbaikan infrastruktur jalan, program nakes (tenaga kesehatan) door to door, penyempurnaan administrasi kependudukan dan pencapaian target pendapatan daerah.
"Selain itu, Program Sembako (Wareg Sedoyo) ditarget Maret pekan pertama. Kemudian, Insentif Guru Ngaji dan Nakes door to door (penjemputan pasien gratis RSUD Ketanggungan) mulai minggu kedua Februari 2025. Selanjutnya, Perbaikan Layanan Dasar dimulai pekan ketiga Februari 2025 yang meliputi Kepengurusan Adminduk 1 Hari Jadi dan Perubahan Status KK (Updating) 200-400 KK/Desa/tahun," terangnya.
BACA JUGA : Petani Brebes Desak Cabup Sigap Borong Bawang Merah Saat Harga Anjlog, Paramitha : Siap Beres!!
Terpisah, Pj Bupati Brebes Djoko Gunawan menyebut pentingnya sinkronisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan visi dan misi pasangan Mitha-Wurja.
Bahkan, draft RPJMD yang ada disesuaikan dengan janji kampanye dan program kerja Mitha-Wurja agar tercipta keselarasan program.
"Harapannya, janji kampanye pasangan Mitha-Wurja dapat diwujudkan dan dikolaborasikan dalam RPJMD," tandasnya.