DISWAYJOGJA.ID - Indonesia dikenal dengan beragam suku yang memiliki tradisi atau kebudayaan khasnya masing-masing.
Salah satunya adalah Suku Dani. Seperti halnya Suku Asmat, Suku Dani juga tergolong salah satu suku besar dan populer mendiami wilayah pegunungan Jayawijaya bagian tengah. BACA JUGA:Bukan Jakarta, Ternyata ini Kota Paling Kaya di Indonesia! Apa itu Kotamu? Suku ini hidup berkelompok dan tinggal di rumah khas Papua atau yang biasa kita sebut honai. Suku Dani sendiri memiliki tradisi yang sangat menarik untuk dipelajari. Tradisi tersebut bernama Iki Pelek yakni tradisi potong jari sebagai wujud duka bila salah satu anggota keluarga meninggal dunia. Perlu diketahui suku Dani sangat menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, kebersamaan dan kerukunan. Karenanya, bila salah satu anggota keluarga meninggal dunia, baik suami, istri, ayah, ibu, anak, maupun adik maka mereka tidak segan untuk memotong salah satu jari hingga putus. Sebagai wujud duka dan kehilangan Menurut Suku Dani, menangis saja tidak cukup melambangkan kesedihan yang dirasakan. Rasa sakit dari memotong jari dianggap mewakili hati dan jiwa yang tercabik-cabik karena kehilangan keluarga. BACA JUGA:Bukan Karna Uang! Ini 7 Alasan Mengapa Finlandia Menjadi Negara Terbahagia di Dunia Untuk proses pemotongannya bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan pisau, kapak, atau parang tradisional. Selain benda tajam, ada pula yang menggigit ruas jarinya hingga putus atau mengikat jari tersebut dengan tali hingga aliran darah terhenti barulah kemudian ruas jari dipotong. Jumlah jari yang dipotong menunjukan berapa banyak keluarga mereka yang telah meninggal. BACA JUGA:Dari Menyayat Kulit sampai Menusuk Lidah: 5 Tradisi Brutal Pembuktian Kedewasaan Dalam pandangan mereka, jari dianggap sebagai simbol persatuan, dan kekuatan dalam diri manusia. Bagian tubuh tersebut memiliki arti hidup bersama sebagai satu keluarga, satu marga, satu rumah, satu suku, satu nenek moyang, satu bahasa, satu sejarah dan satu asal. Perbedaan bentuk dan ukuran setiap jarinya melambangkan keluarga yang saling melengkapi satu sama lain. Seperti kita ketahui, masing-masing jari bekerja sama sehingga tangan dapat berfungsi dengan sempurna. Kehilangan salah satu ruas jari akan mengurangi kekuatan, Sama halnya dengan sebuah keluarga. Jika berkurang satu maka berkurang pula kebersamaan dan kekuatan dalam keluarga tersebut. BACA JUGA:Tradisi Melahirkan Suku Pedalaman Indonesia, Nomor 3 Paling Ngeri! Sebagai doa agar terhindar dari musibah Selain melambangkan kehilangan, pemotongan jari dilakukan sebagai doa guna mencegah terulang kembalinya musibah yang telah merenggut nyawa dalam keluarga. Nantinya, kesedihan akibat kehilangan akan sembuh beriringan dengan sembuhnya jari yang terpotong dari luka. Namun, sebagai dampak berkembangnya ilmu pengetahuan, Tradisi Iki Palek kian sulit ditemukan. Meski begitu, ada beberapa anggota Suku Dani yang masih bisa ditemui dengan keadaan jari-jari yang tidak lagi utuh karena tadisi Iki Palek. Mereka adalah para tetua yang masih hidup puluhan tahun lamanya. Semoga bermanfaat!Ekstrem dan Penuh Makna, Ini 2 Arti Tradisi Potong Jari di Papua!
Selasa 15-08-2023,03:30 WIB
Reporter : Nisa’a Nurusysyifa
Editor : Nisa’a Nurusysyifa
Kategori :
Terkait
Senin 15-12-2025,10:15 WIB
Hidangan Ikonik Khas Pulau Dewata Sebagai Tradisi dan Sejarah yang Melekat, Simak Ulasan Selengkapnya Disini
Kamis 12-12-2024,15:23 WIB
Diskusi Mendalam Aspek Sejarah, Gubernur DIY Katakan Tradisi Bisa Jadi Penentuan Kebijakan
Minggu 27-10-2024,09:19 WIB
Mengenal Tradisi Mendhem Ari-Ari dan Brokohan di Lingkungan Yogyakarta
Jumat 25-10-2024,12:35 WIB
Sekaten: Sejarah dan Keunikan Tradisi yang Berasal dari Yogyakarta
Rabu 10-07-2024,09:15 WIB
Abdi Dalem Keraton Yogyakarta Lestarikan Tradisi Mubeng Beteng, Refleksi Diri Dalam Keheningan
Terpopuler
Senin 23-03-2026,08:37 WIB
Menjelajahi Keajaiban Kastil di Kaki Merapi The Lost World Castle Jogja untuk Libur Lebaran
Senin 23-03-2026,06:16 WIB
Perbukitan Gunungkidul Menarik Liburan Lebaran 2026 di On The Rock Jogja
Senin 23-03-2026,05:37 WIB
Daftar Rekomendasi Kuliner Otentik di Tegal Dari Hidangan Rumahan hingga Olahan Kambing Premium
Senin 23-03-2026,05:16 WIB
Destinasi Kuliner Khas Cirebon Paling Wajib Dicicipi Saat Mudik 2026
Senin 23-03-2026,05:55 WIB
Eksplorasi Destinasi Unggulan Mudik Lebaran di Sekitar Kota Yogyakarta
Terkini
Senin 23-03-2026,17:26 WIB
Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang, Dibuka hingga Pukul 20.00 WIB
Senin 23-03-2026,17:25 WIB
Parkir Bus Dialihkan, Eks Menara Kopi Kotabaru Kembali Hidup Saat Libur Lebaran 2026
Senin 23-03-2026,13:45 WIB
Satpol PP Jogja Larang Merokok dan PKL di Malioboro, Ini Titik Poskonya
Senin 23-03-2026,12:39 WIB
Arus Kendaraan Tol DIY Meningkat Tajam, Polda DIY Siaga Arus Balik Lebaran
Senin 23-03-2026,08:55 WIB