JAKARTA (DISWAY JOGJA) - Tersangka kejahatan asusila atau kasus pencabulan di Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, Moch Suchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi terancam hukuman 12 tahun penjara.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. Tersangka MSAT (42), yang merupakan putra pertama kiai ternama di Jombang, Jawa Timur, itu disangka melanggar Pasal 285 KUHP dan Pasal 294 ayat (2) kedua huruf e KUHP. BACA JUGA:6 Fakta Perbuatan Bejat Mas Bechi Jombang Mencabuli 5 Santriwati, Nomor 4 Gak Nyangka Mas Bechi diduga melakukan kejahatan seksual terhadap empat orang santriwati di pesantren asuhannya itu. "Atas perbuatan tersangka atas nama MSAT alias Mas Bechi disangkakan Pasal 285 KUHP dan Pasal 294 ayat (2) kedua huruf e KUHP dengan pidana penjara paling lama 12 tahun," kata Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/7/2022). Dia mengungkapkan tersangka MSAT melakukan perbuatan asusila terhadap korban anak berinisial MN serta empat orang lainnya. Perbuatan tidak terpuji terhadap korban dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada Senin 8 Mei 2017 sekitar pukul 11.00 WIB dan 18 Mei 2017 pukul 23.00 WIB. BACA JUGA:Begini Nasib Mas Bechi Pasca Ditangkap, Menghuni Ruang Isolasi Rutan Medaeng Sidoarjo Tersangka melakukan kejahatan seksual kedua itu di Gubuk Cokro Kembang yang terletak di kawasan Pesantren Cinta Tanah Air, Kabupaten Jombang. "Barang bukti yang diamankan dua buah rok, dua buah jilbab, dua setel pakaian, satu buah kaos, dan tiga lembar surat pemberhentian sebagai murid IMP dan MQ," katanya. Dalam perkara tersebut, lanjut Ramadhan, penyidik telah memeriksa 36 orang saksi dan delapan saksi ahli, yang terdiri atas tiga saksi ahli pidana, tiga ahli kedokteran, dan 2 ahli psikologi. "Kemudian penyidik juga dapatkan visum et repertum korban dari RSUD Jombang. Kemudian, pada tanggal 4 Januari 2022, berkas perkara telah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum atau P-21," ujar Ramadhan. BACA JUGA:Kelakuan Moch Subchi At Tsani Bikin Yenny Wahid Geram: Sebagai Orang Jombang Saya Malu! Kronologi penangkapan tersangka MSAT, Kamis (7/7), pukul 08.00-22.30 WIB ialah tim gabungan melakukan pencarian dan penggeledahan di seluruh area Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang dan tempat persembunyian lain. Pukul 23.00 WIB, tersangka MSAT menyerahkan diri dan dibawa ke Mapolda Jawa Timur untuk dilakukan tahap II dan dilanjutkan penahanan di Rutan Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur. (fin)Mas Bechi Terancam 12 Tahun Penjara
Sabtu 09-07-2022,08:50 WIB
Editor : Wawan Setiawan
Kategori :
Terkait
Rabu 20-07-2022,08:34 WIB
Bechi Tidur
Selasa 12-07-2022,16:00 WIB
Pemerintah Batal Cabut Izin Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, Kenapa?
Selasa 12-07-2022,14:00 WIB
Jangan Kaget, Begini Kondisi Mas Bechi di Rutan Medaeng
Senin 11-07-2022,12:00 WIB
Ngeri! Amir Bilang Begini: Kasus Bechi Jombang Fenomena Puncak Gunung Es
Senin 11-07-2022,09:49 WIB
Mas Bechi Disebut Sufi yang Punya Hobi Koleksi Mobil Mewah
Terpopuler
Senin 26-10-2026,20:53 WIB
Operasi Patuh Progo 2026 Dimulai, JPW Desak Polisi Tertibkan Parkir Liar di Trotoar
Selasa 27-10-2026,07:29 WIB
Lomba Olahraga Hingga Permainan Tradisional Antar Fasyankes di Brebes Meriahkan HKN ke-62
Selasa 27-10-2026,12:00 WIB
Kinerja Dua TPST Di Kabupaten Sleman Diverifikasi, Pastikan Pengelolaan Sampah Berjalan Efektif
Selasa 27-10-2026,06:00 WIB
Tempat Wisata Jogja Paling Semarak untuk Merayakan Malam Tahun Baru Bersama Keluarga
Selasa 27-10-2026,08:00 WIB
Pilihan Glamping Terbaik di Dieng; Sensasi Berkemah Mewah dengan Panorama Spektakuler
Terkini
Selasa 27-10-2026,18:16 WIB
Kenalan Lewat Aplikasi Online, Pria Asal Temanggung Diduga Gasak 3 iPhone dan 2 iPad di Sleman
Selasa 27-10-2026,17:37 WIB
Warga Cawan Tolak Tambang Pasir dan Batu Kali Ilegal, Khawatir Abrasi Sungai Progo Makin Meluas
Selasa 27-10-2026,17:15 WIB
Viral Wisatawan Bayar Es Jeruk Rp40 Ribu di Malioboro, Ini Respons Pemkot Yogyakarta
Selasa 27-10-2026,15:55 WIB
Dua Pria di Sleman Jadi Tersangka Kasus Senjata Api Rakitan, Pistol Pesanan Disebut Dibayar Rp1,5 Juta
Selasa 27-10-2026,15:36 WIB