Ramadan Pertama di Jepang, Pratama Arhan: Saya Muslim, Wajib Puasa

Minggu 03-04-2022,06:59 WIB
Editor : Ismail F

SEMARANG, (Disway Jateng) -- Pratama Arhan baru saja memulai perjuangannya bersama Tokyo Verdy Jepang.

Ramadan 1443 H ini, menjadi tahun pertama Pratama Arhan berkarir di luar negeri.

Pratama Arhan diboyong dari PSIS Semarang sejak Maret 2022 untuk dikontrak selama dua tahun berkostum Tokyo Verdy di Liga 2 Jepang.

Lalu bagaimana dengan kewajibannya sebagai muslim selama di Negeri Sakura itu?

Dikutip dari fin.co.id, Arhan menyampaikan akan berupaya untuk tetap menjalan ibadah puasa Ramadan sebagai mana menjadi kewajiban umat muslim.

Apalagi, Pratama Arhan juga mendapat dukungan dari klubnya Tokyo Verdy untuk menjalankan ibadah puasa.

“Soal puasa, saya kan umat muslim. Jadi wajib menjalankan puasa,” ujar Arhan.

Meski begitu, pesepak bola berusia 20 tahun itu tidak akan memaksakan puasa jika kegiatannya di Tokyo Verdy terasa terlalu berat.

"Tapi semisal ada situasi yang tidak memungkinkan untuk puasa, seperti saat pertandingan atau karena cuaca, saya tidak akan puasa. Nanti akan diganti selesai Lebaran," tutur putra Blora itu.

Tokyo Verdy sangat memahami kepentingan para pemain asing karena mereka sering merekrut pesepak bola luar negeri.

"Kami memahami umat muslim menjalankan puasa. Kami pun sudah berdiskusi dengan koki di klub terkait Arhan, salah satunya terkait makanan nonhalal. Kami sangat bertanggung jawab akan hal itu," ujar GM Tokyo Verdy Atsuhiko Ejiri dalam konferensi pers virtual, Jumat, 25 Maret 2022 lalu.

Sementara, CEO Tokyo Verdy, Takaaki Nakamura juga menekankan bahwa pihaknya memastikan Pratama Arhan akan beraktivitas dengan nyaman selama berada di timnya.

Dia mengungkapkan jika timnya sudah melakukan riset soal kebiasaan Arhan untuk kenyamanan pemain timnas Indonesia itu.

"Saling pengertian adalah yang terpenting. Sebelum Arhan bergabung, kami sudah melakukan riset mengenai cara Arhan beraktivitas agar dia nyaman di sini. Sebagai klub kami mengerti akan hal itu," kata Nakamura.

Editor: Ismail Fuad

Tags :
Kategori :

Terkait