KPK Persilakan Mandala Krida Dimanfaatkan, DPRD DIY Siapkan Anggaran DED pada 2027
Stadion Mandala Krida Yogyakarta masih aktif disewakan meski belum memenuhi standar liga profesional, ketiadaan lampu stadion, single seat, serta fasilitas pendukung pemain menjadi pekerjaan rumah utama dalam rencana renovasi.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
BANTUL, diswayjogja.id - DPRD DIY berencana menganggarkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk renovasi Stadion Mandala Krida pada APBD 2027. Namun, besaran anggaran yang akan disiapkan masih menunggu hasil kajian Mutual Check 0 (MC-0).
Ketua Komisi D DPRD DIY, R.B. Dwi Wahyu, mengatakan penganggaran DED tersebut belum menjadi keputusan final karena masih harus melalui pembahasan APBD. Menurutnya, hasil MC-0 menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pekerjaan sekaligus memperkirakan besaran anggaran penyusunan DED.
"Memang kita mau menganggarkan DED di 2027. Pertanyaannya berapa? Nah, berapanya itu berdasarkan MC-0. Aku harus menunggu MC-0 karena rampungnya Desember," kata Dwi Wahyu, Sabtu (31/10/2026).
Dia menjelaskan, proses MC-0 dikerjakan dengan melibatkan pihak ketiga dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) DIY.
BACA JUGA : Tak Ada Lagi Pengembangan Penyidikan, KPK Persilakan Pemda DIY Manfaatkan Stadion Mandala Krida
BACA JUGA : Kajian Awal Stadion Mandala Krida Rampung, DPRD DIY Dorong Anggaran DED Masuk APBD 2027
Karena hasil kajian tersebut diperkirakan baru selesai pada Desember 2026, DPRD DIY perlu menyiapkan perkiraan anggaran terlebih dahulu agar rencana penganggaran DED pada 2027 tidak terlewat dalam pembahasan APBD.
Dwi Wahyu menyebut angka yang nantinya dimasukkan masih berupa asumsi dan akan dikoordinasikan dengan pihak ketiga yang mengerjakan MC-0.
"2027 tetap aku anggarkan DED, tetapi angkanya adalah asumsi. Nanti kita koordinasi dengan pihak ketiga UGM," ujarnya.
Dirinya mencontohkan pengalaman penganggaran sebelumnya. Saat itu, perkiraan anggaran yang disiapkan sebesar Rp1 miliar, tetapi kebutuhan berdasarkan hasil perhitungan ternyata sekitar Rp650 juta. Karena itu, DPRD DIY berharap asumsi anggaran untuk DED Mandala Krida nantinya tidak terpaut jauh dari kebutuhan berdasarkan hasil kajian.
BACA JUGA : Renovasi Stadion Mandala Krida Baru Berpotensi Dimulai 2028, Ini Penjelasan BPO DIY
BACA JUGA : Suporter Bentangkan Spanduk Mandala Krida di Laga PSIM, Ini Respons Liana Tasno dan Hasto Wardoyo
Dwi Wahyu menegaskan, hasil MC-0 menjadi landasan teknis sebelum penyusunan DED dilakukan. Kajian tersebut diperlukan untuk mengetahui bagian konstruksi stadion yang masih dapat digunakan dan bagian mana yang membutuhkan perbaikan atau penanganan lebih lanjut.
"MC-0 itu mengkaji konstruksi yang masih bisa dipakai dan mana yang tidak bisa dipakai," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: