Hujan Berpotensi Guyur DIY, Pemotor Diminta Siapkan Mantel dan Waspada Jalan Licin
Hujan Berpotensi Guyur DIY, Pemotor Diminta Siapkan Mantel dan Waspadai Jalan Licin--FOTO : Dhani Irawan/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Langit mendung bukan sekadar pertanda perubahan cuaca. Bagi warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang hendak bepergian menggunakan kendaraan bermotor, Senin (26/10/2026), membawa mantel menjadi langkah sederhana yang patut disiapkan sebelum berangkat.
Pasalnya, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah DIY, terutama pada siang- sore bahkan hingga malam hari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian pengendara roda dua, mengingat permukaan jalan yang basah dapat meningkatkan risiko tergelincir maupun kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta yang diperbarui pukul 06.00 WIB, cuaca DIY pada pagi hari diprakirakan berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang meningkat pada siang sampai sore hari di seluruh wilayah DIY.
Sementara pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Sleman bagian utara dan Kulonprogo bagian utara. Adapun pada dini hari, kondisi cuaca diprakirakan kembali berawan.
BACA JUGA : Cuaca DIY Masih Didominasi Berawan, Krisis Air Bersih di Gunungkidul Belum Usai
BACA JUGA : Monsun Timur Menguat, Warga DIY Diminta Waspada Angin Kencang dan Cuaca Kering
Prakirawan Stasiun Meteorologi Yogyakarta dalam informasi prakiraan cuaca yang dirilis Senin (26/10/2026) menyebutkan, “Siang–sore hari: Potensi hujan ringan-sedang di seluruh wilayah DIY.”
"Suhu udara diprakirakan berkisar 20–30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 60–95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 5–25 kilometer per jam," jelasnya.
Meski tidak ada peringatan dini cuaca yang dikeluarkan BMKG dalam prakiraan tersebut, masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan kondisi cuaca selama beraktivitas di luar ruangan.
Bagi pengendara sepeda motor, mantel sebaiknya disiapkan sejak awal perjalanan, bukan menunggu hujan turun. Selain membantu menjaga tubuh tetap kering, persiapan tersebut juga dapat mengurangi kebiasaan berhenti mendadak di bahu jalan untuk mencari tempat berteduh.
BACA JUGA : Cuaca Yogyakarta Tak Menentu, Masyarakat Diminta Waspada Banjir dan Angin Kencang
BACA JUGA : Cuaca Ekstrem Mengancam, Dispar Sleman Minta Destinasi Wisata Tingkatkan Kewaspadaan
Pengendara juga perlu mengurangi kecepatan saat hujan, menjaga jarak aman, menghindari pengereman mendadak, serta mewaspadai genangan, marka jalan yang licin, dan lubang yang tertutup air. Pastikan pula lampu kendaraan berfungsi baik agar keberadaan kendaraan mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
Masyarakat yang berencana bepergian ke wilayah pesisir selatan DIY juga perlu memperhatikan kondisi laut. BMKG memprakirakan tinggi gelombang di perairan DIY berkisar 1,25–2,5 meter atau masuk kategori sedang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: