UMY Siapkan SMP Muhammadiyah Sapen Universal School, Usung Standar Cambridge
UMY dan Muhammadiyah menyiapkan SMP Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) dengan kurikulum berorientasi Cambridge, perpaduan sains dan nilai Islam, serta penguatan karakter. Pembangunan gedung di Gamping dijadwalkan mulai 21 Oktober 2026.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
BANTUL, diswayjogja.id - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Muhammadiyah menyiapkan SMP Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS), sekolah menengah pertama yang mengembangkan pembelajaran berorientasi global dengan penguatan nilai-nilai Islam dan karakter.
Penerimaan murid baru mulai diperkenalkan pada Oktober 2026. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar ditargetkan dimulai pada Juli 2027, setelah pembangunan gedung dan persiapan sistem pembelajaran rampung.
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menyampaikan persiapan tersebut saat peluncuran penerimaan murid baru SMP MSUS di Gedung SD MSUS, Gatak, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Jumat (16/10/2026). Ia mengatakan perekrutan guru telah dilakukan sekitar dua bulan sebelum peluncuran.
“Guru sudah kami rekrut sejak dua bulan yang lalu. Jadi, kami sangat serius dengan lembaga pendidikan yang baru didirikan ini,” ujar Achmad.
BACA JUGA:UMY Siapkan KKN Sahabat Sekolah, Mahasiswa Bisa Dampingi Literasi AI hingga Robotika
Menurut Achmad, standar Cambridge yang menjadi acuan pengembangan SMP MSUS tidak sebatas pelaksanaan ujian internasional, tetapi mencakup keseluruhan sistem pendidikan.
“Standar Cambridge bukan hanya ujian Cambridge, tetapi keseluruhan standarnya,” katanya.
UMY menyiapkan kurikulum, perangkat pembelajaran, serta sarana dan prasarana agar selaras dengan standar tersebut. Pengembangan itu juga diarahkan untuk membangun sistem pembelajaran yang memadukan kompetensi akademik, nilai keislaman, perspektif global, dan pembentukan karakter.
Kepala SMP MSUS, Bachtiar Dwi Kurniawan, menjelaskan kurikulum sekolah dirancang dengan pendekatan Muhammadiyah progresif, yakni memadukan kurikulum nasional plus dengan arah pengembangan menuju kurikulum internasional.
BACA JUGA:Sri Sultan HB X Tanggapi Viral Intel Polda DIY di UMY, Sebut Bisa Masuk Kampus Jika Ada Urusan
BACA JUGA:Rektor UMY Beberkan Isi Pertemuan dengan Vatikan, Bahas Perdamaian Dunia hingga Pendidikan Global
“Kurikulum kami buat dengan konsep Muhammadiyah progresif. Memadukan kurikulum nasional plus dan menuju kurikulum internasional yang memadukan sains, nilai Islam, standar global, dan penguatan soft skill serta karakter anak-anak,” jelas Bachtiar.
Pembangunan gedung SMP MSUS direncanakan dimulai melalui peletakan batu pertama pada 21 Oktober 2026. Lokasinya berada di Jalan Titi Bumi, Banyuraden, Gamping, Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

