Teri Mendadak Terdampar di Wediombo, Ini Dugaan Penyebabnya Menurut Dislautkan Gunungkidul
Fenomena ribuan ikan teri yang terdampar di Pantai Wediombo, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, diduga berkaitan dengan meningkatnya plankton dan nutrisi di perairan laut. --FOTO : Istimewa
GUNUNGKIDUL, diswayjogja.id – Fenomena ribuan ikan teri yang terdampar di Pantai Wediombo, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, diduga berkaitan dengan meningkatnya plankton dan nutrisi di perairan laut. Kondisi tersebut dimungkinkan dipengaruhi fenomena upwelling atau naiknya massa air dari laut dalam ke permukaan, di tengah kondisi El Niño yang berlangsung saat ini.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Kabupaten Gunungkidul, Noor Ichsan, S.Pi., M.PA., mengatakan fenomena ikan teri yang mendekati bibir pantai dapat dipengaruhi beberapa faktor. Selain ketersediaan makanan, keberadaan predator dan arus laut yang kuat juga diduga berperan.
“Menurut saya, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan fenomena ini. Di antaranya peningkatan plankton dan nutrisi yang naik dari laut dalam ke laut dangkal akibat fenomena upwelling, di tengah kondisi El Niño ekstrem seperti sekarang,” ujar Noor Ichsan, Kamis (15/10/2026)
Fenomena ikan teri terdampar di Pantai Wediombo mulai terlihat sejak Kamis (8/10/2026). Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian masyarakat. Pada malam hari, kawasan pantai yang biasanya menjadi tujuan wisata itu berubah menjadi tempat berburu ikan.
BACA JUGA : Biawak Sering Muncul di Bendungan Sapon, Bisa Jadi Saingan Pemancing Berburu Ikan
BACA JUGA : Suaka Perikanan di Bantul Mulai Jadi Atraksi Wisata, Warga Bisa Beri Makan Ikan di Sungai
Ratusan warga mendatangi tepian pantai dengan membawa senter dan peralatan sederhana. Sebagian mengumpulkan ikan menggunakan tangan, jaring kecil, hingga alat tangkap tradisional bernama cundit.
Bagi warga sekitar, kemunculan ikan teri dalam jumlah banyak menjadi berkah tersendiri. Tanpa harus melaut, mereka bisa membawa pulang ikan segar untuk dikonsumsi keluarga. Sebagian lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual hasil tangkapan.
Diduga Dipengaruhi Kondisi Laut
Noor Ichsan menjelaskan, upwelling merupakan fenomena naiknya massa air dari lapisan laut yang lebih dalam menuju lapisan permukaan. Pergerakan ini dapat membawa nutrisi yang kemudian mendukung pertumbuhan plankton sebagai bagian penting dari rantai makanan laut.
BACA JUGA : Satu Persatu Suaka Perikanan Di Bantul Mulai Tumbuh, Suaka Perikanan Sungai Gawe Mulai Berbuah
BACA JUGA : Enam Suaka Perikanan Dikembangkan di Bantul, Warga Sungai Konteng Mulai Rasakan Nilai Positifnya
Melimpahnya plankton berpotensi menarik ikan-ikan kecil, termasuk teri, untuk berkumpul di suatu wilayah perairan. Namun, hubungan antara fenomena tersebut dan kemunculan ikan teri di Pantai Wediombo masih memerlukan pengamatan lebih lanjut.
“Bisa juga disebabkan adanya predator atau arus kuat yang menyeret ikan-ikan tersebut ke pinggir pantai,” kata Noor.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: