Gelaran WJNC Kelar, Petugas Kebersihan Gercep Malioboro Kembali Bersih Pagi Hari
Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas masyarakat--FOTO : Ist/ diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Ribuan masyarakat memadati kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, saat Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 berlangsung meriah pada Rabu (7/10/2026) malam. Namun, ketika kemeriahan acara berakhir, petugas kebersihan langsung bergerak cepat hingga kawasan tersebut kembali bersih dan tertata pada Kamis pagi.
Tak lama setelah rangkaian WJNC 2026 kelar dan masyarakat mulai meninggalkan kawasan Malioboro, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas masyarakat.
Gercep, para petugas mengumpulkan sampah yang ditinggalkan setelah kerumunan membubarkan diri. Area yang sebelumnya dipenuhi masyarakat kemudian dibersihkan dan dirapikan agar kembali nyaman digunakan untuk aktivitas warga maupun wisatawan.
Pemandangan tersebut menjadi sisi lain dari kemeriahan WJNC 2026. Ketika malam sebelumnya kawasan Malioboro dipenuhi puluhan ribu orang yang datang menikmati karnaval, pada pagi harinya suasana kawasan sudah kembali tertata.
BACA JUGA : Kejar Target 8,5 Juta Wisatawan, Pemkab Sleman Andalkan Event Sport Tourism
BACA JUGA : Libur Juni–Agustus, Yogyakarta Suguhkan Deretan Event Internasional dan Festival Seni. Catat Tanggalnya
Pekerjaan petugas dilakukan setelah rangkaian WJNC selesai pada malam hari. Mereka menyisir kawasan, mengumpulkan sampah, serta memastikan titik-titik yang digunakan masyarakat selama acara tidak menyisakan persoalan kebersihan.
Gerak cepat tersebut membuat perubahan suasana di Malioboro terlihat jelas. Keramaian yang berlangsung hingga malam larut tidak membuat kawasan wisata tersebut berlama-lama dalam kondisi penuh sampah.
Bagi masyarakat dan wisatawan yang kembali beraktivitas pada pagi hari, Malioboro pun telah kembali menjadi ruang publik yang bersih dan nyaman.
Kerja petugas kebersihan ini sekaligus menunjukkan bahwa sebuah acara besar tidak berhenti ketika panggung pertunjukan ditutup. Ada pekerjaan lain yang harus segera dilakukan agar fasilitas dan ruang publik dapat kembali digunakan seperti biasa.
BACA JUGA : Strategi Jogja Jadi Kota Festival Sepanjang Tahun, Ratusan Event Siap Dongkrak Wisata
BACA JUGA : Event Akhir Tahun di Yogyakarta Tetap Berjalan, Dispar DIY Pastikan Keamanan Wisatawan
Mereka bekerja ketika sebagian besar masyarakat sudah meninggalkan lokasi dan suasana mulai sepi. Di saat itulah, para petugas justru memastikan sisa-sisa aktivitas malam sebelumnya tidak mengganggu kenyamanan warga pada hari berikutnya.
Kehadiran petugas kebersihan menjadi bagian penting yang kerap luput dari perhatian di balik suksesnya sebuah acara besar. Saat masyarakat menikmati pertunjukan dan kemeriahan karnaval, mereka berada di garis belakang untuk mengembalikan kondisi kawasan setelah acara selesai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



