Aksi Dramatis Pembobol Bengkel di Bantul Berakhir Apes, Kepergok Kabur Lewat Ventilasi
Seorang pria berinisial AS (37) ditangkap usai diduga membobol bengkel motor di Pandak, Bantul. Pelaku kepergok kabur lewat ventilasi kamar mandi sambil membawa laptop senilai Rp1,8 juta.--dok. Polres Bantul
BANTUL, diswayjogja.id - Seorang pria berinisial AS (37), warga Kapanewon Pandak, Bantul, diamankan polisi setelah diduga membobol sebuah bengkel motor di Kalurahan Caturharjo, Pandak.
Pelaku kepergok warga saat keluar melalui ventilasi kamar mandi usai diduga mencuri sebuah laptop Toshiba pada Rabu (23/9/2026) pagi.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Pemilik bengkel berinisial MM (49) mendapat kabar bahwa tempat usahanya telah dibobol sehingga langsung menuju lokasi.
“Korban mendapat telepon yang memberitahukan bahwa bengkel miliknya dibobol. Korban kemudian datang ke lokasi dan mendapati pintu depan dalam kondisi rusak,” kata Rita, Jumat (25/9/2026).
BACA JUGA : Gudang Perusahaan di Bantul Dibobol, 73 Perangkat Internet Hilang Sekaligus
BACA JUGA : Polisi Tangkap Pembobol Gudang Pipa di Banguntapan, Sisa Uang Curian Rp20 Juta Disita
Sesampainya di lokasi, korban memeriksa kondisi di dalam bengkel dan mendapati satu unit laptop merek Toshiba yang sebelumnya disimpan di dalam lemari sudah hilang.
Selain pintu depan yang rusak, polisi juga menemukan ventilasi kamar mandi dalam kondisi jebol. Diduga, ventilasi tersebut digunakan pelaku sebagai jalur keluar setelah mengambil barang milik korban.
“Pelaku diketahui keluar melalui ventilasi kamar mandi. Saat keluar, pelaku langsung berlari, kemudian dikejar warga dan berhasil diamankan,” ujarnya.
Sekitar pukul 06.00 WIB, anggota Polsek Pandak datang ke lokasi setelah menerima laporan warga. Pelaku bersama barang bukti berupa laptop Toshiba kemudian dibawa ke Mapolsek Pandak untuk menjalani proses hukum.
BACA JUGA : Terekam CCTV Saat Bobol Kotak Infak Masjid, Pria Asal Sleman Ditangkap Polisi
BACA JUGA : Bobol Mesin Swap Station, Pasutri Gondol 5 Baterai Senilai Rp25 Juta di Sleman
Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,8 juta. Polisi telah memeriksa korban, sejumlah saksi, serta tersangka untuk melengkapi proses penyidikan.
“Untuk tersangka saat ini sudah dilakukan penahanan. Penyidik selanjutnya melengkapi berkas perkara,” terang Rita.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: