Masih Ada Catatan Tata Kelola SPPG, Pemda DIY Turun Langsung Cek Operasional
Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) masih menemukan sejumlah catatan dalam tata kelola operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). --FOTO : Dhani Irawan/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) masih menemukan sejumlah catatan dalam tata kelola operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Catatan tersebut antara lain berkaitan dengan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan, Pemda DIY terus melakukan pemantauan terhadap operasional SPPG, termasuk menindaklanjuti laporan terkait unit yang dinilai belum memenuhi ketentuan.
Menurutnya, salah satu langkah yang telah dilakukan adalah penghentian sementara operasional SPPG yang ditemukan memiliki persoalan tertentu hingga dilakukan perbaikan.
"Memang banyak yang masih ada catatan. Yang hari ini saya belum dapat data, kemarin sudah dilaporkan, tetapi saya belum baca lebih teliti lagi berapa," kata Ni Made, Senin (21/9/2026).
BACA JUGA : Sidak Dini Hari ke Dapur MBG Jogja, Sekda DIY Temukan Catatan Penting soal SOP
BACA JUGA : Kepala SPPG Dlingo Bantul Minta Maaf Usai Video Staf Diduga Olok-olok Korban MBG Viral
Ia mencontohkan, pada salah satu SPPG di lingkungan SMK, operasional sempat dihentikan sementara karena ditemukan persoalan yang perlu diperbaiki.
"Tapi ketika kemudian seperti yang di SMK itu, dia dihentikan sementara untuk dia tidak operasional," ujarnya.
Pemda DIY pun melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPPG untuk melihat kondisi operasional di lapangan. Ni Made mengatakan, pada Senin pagi pihaknya membagi tim bersama sejumlah unsur terkait untuk melakukan pemantauan.
"Tadi pagi kita membagi juga dengan teman-teman untuk melihat langsung kondisi operasional SPPG. Kebetulan saya dapat di dua titik di kota," jelasnya.
BACA JUGA : Pemkab Bantul Sesalkan Pegawai SPPG Dlingo Diduga Olok-Olok Korban Keracunan MBG
BACA JUGA : 413 Orang di SMK Negeri 2 Yogyakarta Keluhkan Mual hingga Diare Usai Santap MBG
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan sekaligus mengidentifikasi persoalan yang masih ditemukan di lapangan. Setelah seluruh data terkumpul, hasil pemantauan akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi perbaikan.
"Nanti kita rencana kalau sudah semua terangkut datanya, ada hal-hal yang mungkin perlu menjadi rekomendasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: