Inilah Sebab Ombak Laut Selatan Yogyakarta Tinggi Beberapa Hari Terakhir, Capai 4 Meter

Inilah Sebab Ombak Laut Selatan Yogyakarta Tinggi Beberapa Hari Terakhir, Capai 4 Meter

Inilah Sebab Ombak Laut Selatan Yogyakarta Besar Beberapa Hari Terakhir, Capai 4 Meter--FOTO : Dok. BMKG DIY

YOGYAKARTA, diswayjogja.id — Warga dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu meningkatkan kewaspadaan. Dalam beberapa hari terakhir, gelombang laut di wilayah selatan DIY terpantau cukup besar, dengan ketinggian yang berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter.

Kondisi tersebut bukan tanpa sebab. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, gelombang tinggi di perairan DIY dipengaruhi pola angin yang bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan sekitar 20–45 kilometer per jam.

Kondisi angin tersebut mendorong terbentuknya gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan selatan DIY, terutama Perairan Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul.

“Pola angin dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan sekitar 20 sampai 45 kilometer per jam meningkatkan potensi terbentuknya gelombang tinggi di perairan DIY,” demikian informasi BMKG DIY yang dikonfirmasi Disway Jogja, Rabu 12 Agustus 2026.

BACA JUGA : Kejelian Tim SAR Parangtritis Selamatkan Seorang Perempuan yang Berjalan Menuju Ombak

BACA JUGA : Ombak Besar Seret Dua Bocah di Pantai Goa Cemara Bantul, Sang Kakak Belum Ditemuka

BMKG memprediksi potensi gelombang tinggi tersebut terjadi pada periode 11–14 Agustus 2026. Gelombang dengan ketinggian 2,5–4 meter dinilai dapat membahayakan aktivitas pelayaran maupun kegiatan masyarakat yang dilakukan di laut dan kawasan pesisir.

Karena itu, nelayan diminta tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca yang terlihat dari daratan sebelum memutuskan untuk melaut.

“Jangan hanya melihat kondisi cuaca dari daratan. Kondisi laut dapat berubah dan menjadi berbahaya meskipun cuaca di pantai terlihat cukup baik,” pesan BMKG dalam imbauannya.

Nelayan juga diminta mempertimbangkan kondisi angin dan tinggi gelombang sebelum berangkat. Pengelola maupun pengguna kapal diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca dan gelombang yang sedang terjadi.

BACA JUGA : Dihantam Ombak, ABK yang Hilang di Pantai Nguluran Ditemukan Meninggal Dunia

BACA JUGA : Wisata Pantai Mesra Gunungkidul: Daya Tarik Ombak Estetik Memesona, Cek Disini

Kewaspadaan juga berlaku bagi wisatawan yang tengah berkunjung ke pantai selatan DIY. Wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir diminta memperhatikan informasi serta arahan petugas di lapangan.

“Wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pantai agar selalu memperhatikan informasi dan arahan petugas setempat serta menghindari aktivitas di laut ketika kondisi tidak memungkinkan,” lanjut imbauan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: