Paguyuban Peternak Telur Gelar Aksi Damai di DPRD DIY, Ini 6 Tuntutannya
Paguyuban Peternak Petelur Yogyakarta (P3Y) menggelar aksi damai di DPRD DIY, Senin (10/8/2026). Peternak menyoroti tingginya harga pakan dan membawa enam tuntutan kepada pemerintah.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Paguyuban Peternak Petelur Yogyakarta (P3Y) menggelar aksi damai di halaman Gedung DPRD DIY, Senin (10/8/2026).
Aksi damai tersebut menjadi bentuk protes simpatik para peternak terhadap kondisi tata kelola industri peternakan, khususnya tingginya harga bahan baku pakan yang dinilai semakin membebani usaha peternakan rakyat.
Koordinator Peternak DIY, Andry Patra, mengatakan pembagian ayam tersebut dilakukan karena peternak terus menghadapi kerugian akibat tingginya biaya produksi.
Menurutnya, harga pakan telah melonjak hingga berada pada level yang dinilai tidak lagi masuk akal bagi peternak ayam petelur.
BACA JUGA : Petani Mulai Jual Ternak Imbas Kekeringan, Bupati Gunungkidul Endah Pastikan Dropping Air Bersih Dipercepat
BACA JUGA : Libur MBG Picu Harga Telur dan Ayam Turun, Ibu Rumah Tangga Senang, Peternak Mulai Waswas
Kondisi tersebut semakin berat karena ayam merupakan makhluk hidup yang harus tetap diberi makan setiap hari. Artinya, peternak tidak bisa menghentikan biaya pakan meskipun usaha sedang mengalami kerugian.
"Peternak dalam usahanya mengelola ayam yang merupakan makhluk hidup yang harus diberi makan setiap hari sehingga biaya ini tidak dapat dihentikan, sehingga menjadikan beban biaya yang memberatkan peternak," kata Andry.
Dia mengatakan peternak juga tidak tega membiarkan ayam-ayam yang mereka pelihara mati kelaparan karena tidak mendapatkan pakan. P3Y menilai kondisi tersebut telah menjadi krisis yang mengancam keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur rakyat.
Jika berlangsung dalam waktu lama, kondisi tersebut dikhawatirkan menyebabkan banyak peternak berhenti berusaha. Dampaknya bukan hanya terhadap mata pencaharian peternak, tetapi juga dapat memengaruhi ketahanan pangan dan penyerapan tenaga kerja.
BACA JUGA : DLH Sleman Soroti Limbah Peternakan Picu Bakteri Coliform di Sungai
BACA JUGA : ASPI Soroti Kesejahteraan Itik Petelur, Dari Kandang Baterai hingga Tren Bebas Sangkar
Menurut P3Y, kondisi tersebut menjadi ironi karena ketahanan pangan dan penyediaan lapangan kerja merupakan bagian dari program strategis pemerintah.
“Para peternak ingin menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat sekaligus menyuarakan persoalan yang mereka hadapi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan industri,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: