Berangkat Jualan Bakso, Karyawan Malah Kabur Bawa Motor dan Uang Rp7 Juta
Polsek Srandakan mengungkap kasus penipuan dan penggelapan yang menimpa pedagang bakso di Bantul. Seorang karyawan ditangkap setelah diduga membawa kabur sepeda motor, gerobak bakso, perlengkapan jualan, dan uang hasil penjualan senilai total Rp7 juta. --dok. Polres Bantul
BANTUL, diswayjogja.id - Seorang pria berinisial H (47) ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Srandakan setelah diduga melakukan penipuan dan penggelapan terhadap majikannya, seorang pedagang bakso di Kabupaten Bantul.
Pelaku diduga membawa kabur sepeda motor, gerobak bakso beserta perlengkapannya hingga uang hasil penjualan dengan total kerugian sekitar Rp7.079.000.
Kasus tersebut terungkap setelah korban, Eka Nataliya (47), warga Bangunharjo, Sewon, Bantul, melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Srandakan.
Dugaan penggelapan itu bermula pada Minggu (5/7/2026), ketika pelaku yang bekerja sebagai penjual bakso keliling berangkat menggunakan sepeda motor Honda Beat dan gerobak bakso milik korban.
BACA JUGA : Polisi Selidiki Safe House Geng Motor, Satu Buronan Diduga Kabur ke Cilacap
BACA JUGA : Maling Diduga Masuk Rumah Warga di Gamping Sleman, Kabur Lompat dari Atap
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa pada pagi hari pelaku berjualan di kawasan Pantai Baru. Sore harinya, ia kembali mengambil tambahan dagangan untuk dijual di wilayah Galur, Kabupaten Kulon Progo.
"Pada malam harinya sekitar pukul 23.30 WIB, pelaku sempat mengirim pesan melalui WhatsApp kepada anak korban dengan alasan hendak mengambil pengisi daya telepon seluler. Setelah itu pelaku kembali pergi dengan alasan ingin menghabiskan sisa dagangan bakso," ujar Rita melalui keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).
Namun, hingga keesokan harinya pelaku tak kunjung kembali. Selain tidak menyetorkan hasil penjualan, ia juga membawa sepeda motor Honda Beat, gerobak bakso, kompor, tabung gas, payung, perlengkapan berjualan, serta uang hasil penjualan sekitar Rp479 ribu.
"Korban kemudian berupaya menghubungi pelaku, tetapi tidak mendapatkan respons. Karena pelaku tidak kunjung kembali dan seluruh barang yang dipakai berjualan juga tidak dikembalikan, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Srandakan," katanya.
BACA JUGA : Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Motor Dibawa Kabur Saat Wisata ke Parangtritis
BACA JUGA : Remaja Dipukul Gesper di Giriloyo Imogiri, Pelaku Kabur Tinggalkan Dua Motor
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Srandakan melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri keberadaan pelaku.
"Begitu laporan diterima, anggota langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri petunjuk-petunjuk yang ada, serta mencari keberadaan terduga pelaku. Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas pelaku berhasil diketahui," jelas Rita.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
