Menaklukkan Gunung Api Purba Nglanggeran, Pendakian Singkat dengan Sensasi Celah Batu Raksasa
Menaklukkan Gunung Api Purba Nglanggeran, Pendakian Singkat dengan Sensasi Celah Batu Raksasa--FOTO : Dhani Irawan/diswayjogja.id
GUNUNGKIDUL, diswayjogja.id – Di tengah masih ditutupnya sejumlah jalur pendakian gunung berapi aktif di Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunung Api Purba Nglanggeran di Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi mendaki tanpa harus menempuh perjalanan berjam-jam.
Gunung dengan ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut ini menawarkan pengalaman berbeda. Jalur pendakiannya didominasi batuan vulkanik purba berukuran raksasa yang membentuk lorong-lorong alami, celah batu sempit, hingga tanjakan berbatu yang menjadi daya tarik tersendiri.
Dari pintu masuk, pendaki umumnya hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 60 menit untuk mencapai puncak. Meski relatif singkat, jalur yang dilalui tetap menghadirkan tantangan yang cukup memacu adrenalin, terutama saat harus menyusuri celah-celah batu besar.
Kepada Diswayjogja, salah seorang pendaki, Rahma Husna, mengaku terkesan dengan pengalaman mendaki Gunung Api Purba Nglanggeran. Menurutnya, jalur pendakian yang tidak terlalu panjang justru menyuguhkan sensasi yang berbeda dibanding gunung lainnya.
BACA JUGA : Tari Penthul Tembem Pecahkan Rekor MURI di Geopark Nglanggeran, 1.588 Peserta Semarakkan Festival
BACA JUGA : Seru! Ragam Aktivitas Menarik dan Edukatif di Nglanggeran Gunungkidul, Berikut Informasi Selengkapnya
"Saya sangat senang mendaki di Gunung Api Purba Nglanggeran. Meski pendakiannya pendek, tetap terasa menantang karena ada beberapa trek menarik yang harus melewati celah-celah batu besar. Pengalamannya benar-benar berbeda," ujar Rahma.
Sesampainya di puncak, rasa lelah pendaki seolah terbayar lunas oleh panorama alam yang membentang luas. Dari atas, hamparan perbukitan karst Gunungkidul berpadu dengan hijaunya kawasan sekitar, termasuk keindahan Embung Nglanggeran yang tampak jelas dari ketinggian.
"Pemandangan dari atas sangat indah. Embung Nglanggeran terlihat cantik dari puncak, apalagi saat cuaca cerah. Rasanya puas sekali setelah sampai di atas," tambahnya.
Selain menjadi lokasi favorit menikmati matahari terbit dan terbenam, kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran juga menyediakan area berkemah, homestay, serta berbagai paket wisata berbasis masyarakat yang dikelola Desa Wisata Nglanggeran.
BACA JUGA : Tren Pendakian Tektok 2026 Jadi Keajaiban Geologi Gunung Api Purba Nglanggeran
BACA JUGA : Jejak Persaudaraan di Puncak Purba: Alumni Smansa Makassar Rayakan Tenas IV dengan Pendakian Nglanggeran
Dengan tiket masuk yang terjangkau serta akses yang mudah dari Kota Yogyakarta, destinasi ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan, keluarga, maupun pendaki pemula yang ingin menikmati pengalaman mendaki singkat dengan panorama alam khas Gunungkidul yang memukau.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

