Ajak Mahasiswa Pendemo Duduk Bareng, Bupati Paramitha Terima Saran dan Kritik Demi Kemajuan Brebes

Ajak Mahasiswa Pendemo Duduk Bareng, Bupati Paramitha Terima Saran dan Kritik Demi Kemajuan Brebes

NGLEMPRAK - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma didampingi Wakil Bupati Wurja Kapolres dan Wakil Ketua DPRD duduk bersama Aliansi Mahasiswa Brebes untuk menerima 10 poin aspirasi masyarakat, Senin (22/6/2026).-Syamsul Falaq/ RATEG-

BREBES, diswayjogja.id – Merespon aksi orasi Aliansi Mahasiswa Kabupaten Brebes, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma langsung menemui puluhan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di jalur Pantura depan Alun-alun Brebes, Senin (22/6/2026).

Bahkan, didampingi Wakil Bupati Wurja, Sekretaris Daerah Tahroni, Kapolres Brebes, Wakil Ketua DPRD serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah. Bupati Paramitha memilih duduk 'lemparkan' bersama para peserta aksi di pelataran Alun-alun untuk mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Aksi orasi dibuka dengan teatrikal dan pembacaan puisi. Pentas teatrikal, menampilkan kritik dengan menyindir Program Makan Bergizi Gratis. Alurnya, menggambarkan seorang peserta aksi berlutut dengan mata tertutup kain sambil dijejali nasi bungkus tanpa lauk pauk, hingga terkapar sebagai simbol kritik terhadap pelaksanaan program.

Koordinator aksi, M. Yahdi Urfan mengungkapkan, dalam aksi orasi damai dan teatrikal pihaknya membawa sepuluh poin tuntutan yang mencakup isu nasional dan persoalan daerah. Menurutnya, hasil dialog bersama Bupati Brebes sebagai pemerintah daerah mendapat respons yang baik.

BACA JUGA : 7.000 Kasus Hipertensi Mendominasi Penyakit Tidak Menular Layanan Nakes Door to Door Dinkesda Brebes

BACA JUGA : Puluhan Kader PKK dan Pelajar Brebes Digembleng Parenting Cegah Penyalahgunaan Narkoba

"Sepuluh poin yang kami sampaikan sudah ditanggapi dengan baik oleh bupati. Namun, kami akan terus mengawal apa yang telah disepakati selama tujuh hari ke depan agar ada langkah konkret dari pemerintah," terangnya.

Sementara itu, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma Menanggapi aspirasi peserta aksi tersebut menyampaikan, pemerintahannya baru berjalan lebih dari satu tahun. Harapannya, aliansi mahasiswa tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga turut memberikan gagasan dan masukan untuk pembangunan daerah.

"Kami berharap mahasiswa tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga turut memberikan masukan dan saran untuk kemajuan Brebes. Tentu kami dengan tangan terbuka bersedia menerima," jelasnya.

Lebih lanjut Paramitha mengatakan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi menjadi bagian penting. Khususnya, dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Brebes.

BACA JUGA : Cegah Penyebaran Penyakit Menular Seksual, 25 Warga Binaan Lapas Brebes Jalani Skrining IMS

BACA JUGA : Dinarpusda Brebes Bentuk Satgas Manuskrip Kuno Telusuri Naskah Bersejarah Tentang Pondok Pesantren

Menanggapi pernyataan Bupati Brebes, salah satu peserta aksi Rahman, mengaku Aliansi Mahasiswa Brebes akan terus mengawal seluruh tuntutan yang telah disampaikan. Sebab, selain isu nasional mahasiswa juga menyoroti persoalan lingkungan di wilayah pesisir serta alih fungsi hutan lindung di kawasan selatan Brebes.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait