Semarak Wisuda Akbar dan Panen Karya SD Muhammadiyah Karangharjo, Tanamkan Akhlak Sejak Dini

Semarak Wisuda Akbar dan Panen Karya SD Muhammadiyah Karangharjo, Tanamkan Akhlak Sejak Dini

Hartoyo sedang memberikan piagam bagi peserta didik yang telah menyelesaikan tugas dengan baik.--Dhani Irawan

SLEMAN, diswayjogja.id - Suasana meriah dan penuh kebanggaan menyelimuti halaman SD Muhammadiyah Karangharjo, Berbah, Sleman, Senin (25/5/2026). Ratusan siswa tampil percaya diri dalam gelaran Wisuda Akbar dan Panen Karya yang menampilkan capaian pendidikan agama, seni, hingga kreativitas teknologi sederhana hasil karya para siswa.

Acara diawali dengan prosesi wisuda bagi siswa kelas 1 hingga kelas 6 yang telah menuntaskan berbagai capaian pembelajaran keagamaan. Mulai dari hafalan Al-Qur’an dengan beragam kategori, hingga praktik sholat yang menjadi bagian penting pembentukan karakter siswa sejak dini.

Dengan mengenakan busana terbaik mereka, para siswa tampak bahagia menerima apresiasi di hadapan orang tua dan guru. Sejumlah wali murid terlihat haru saat anak-anak mereka maju satu per satu menerima penghargaan.

Tidak hanya prosesi wisuda, panggung juga dipenuhi berbagai penampilan seni. Siswa tampil membawakan tari, menyanyi, permainan biola hingga pertunjukan bela diri yang memukau para penonton. Tepuk tangan terus mengiringi setiap penampilan yang menunjukkan keberanian dan kreativitas anak-anak.

BACA JUGA : 474 Lansia Sleman Diwisuda, Bukti Belajar Tidak Pernah Mengenal Usia

BACA JUGA : Ratusan Wisudawan UNY Raih Cumlaude, 29 Lulusan Sabet Summa Cumlaude

Di sisi lain lokasi kegiatan, deretan karya siswa dipamerkan dalam ajang panen karya. Berbagai hasil kerajinan ecoprint dengan motif alami, miniatur bangunan bertema teknologi sederhana, hingga lukisan dan gambar hasil kreativitas siswa menghiasi area pameran.

Karya-karya tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik langsung yang melatih imajinasi dan keterampilan siswa.

Prestasi juga datang dari beberapa bidang. Dari bidang seni muncul dari Lomba menulis cerita tingkat Kabupaten. Dari bidang olahraga, dua siswa SD Muhammadiyah Karangharjo berhasil meraih penghargaan juara 1 dan juara 3 cabang olahraga wushu dalam kompetisi tingkat  propinsi kategori pelajar.

Kepala SD Muhammadiyah Karangharjo, Hartoyo, mengatakan sekolah berupaya menyeimbangkan pendidikan akademik, keterampilan, dan pembentukan karakter keagamaan. Dengan Pendidikan agama kita jadikan landasan utama sehingga juga kita prioritaskan tanpa mengurangi peran yang lain.

BACA JUGA : Ratusan Wisudawan UNY Raih Cumlaude, 29 Lulusan Sabet Summa Cumlaude

BACA JUGA : Wamensos Wisuda 2.000 KPM PKH, Gubernur Jateng Dorong Bupati Brebes Kawal Kemandirian Ekonomi Masyarakat

“Yang paling utama adalah meletakkan dasar pendidikan agama. Agar bisa diterapkan di kemudian hari. Anak anak ini asset yang luar biasa  mudah menghafal mengingat  sehingga ini waktu mendidik anak anak ini kapan sholat, menghafal bacaan sholat, hafalan, Iqra sehingga nanti Ketika diberi pelajaran lain lebih mudah, sehingga nanti anak lulus dari sini anak hafal juz 30, anak diharapkan memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik. Sehingga ketika bersekolah, berada di rumah maupun di tengah masyarakat, mereka tetap menjaga etika dan kebaikan,” ujar Hartoyo.

Prinsip yang diterapkan oleh SD Muhammadiyah Karangharjo mendapatkan apresiasi positif dari pengawas Pendidikan Agama Islam dari Kementrian Agama Kabupaten Sleman Fitria Rohmatin.  Menurutnya SD Muhammadiyah Karangharjo telah menerapkan dasar yang baik sehingga bisa semakin berkembang baik,

“ saya melihat SD Muhammadiyah Karangharjo atau sebutan kita Muharja, ini perkembangan dari tahun ke tahun sangat luar biasa. Dengan acara ini  harapanya menumbuhkan untuk wali murid juga bisa menjaga anaknya di rumah maupun di lingkungannya. Anak nanti lulus dari Muharja bisa ngaji dengan benar, bisa sholat dengan benar dan berakhlaq karimah,”

Pendidikan karakter menjadi fondasi penting di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang semakin cepat. Karena itu sekolah terus mendorong siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap santun, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

BACA JUGA : 78 Mahasiswa Sleman Pintar Raih Wisuda Amikom, Strategi Pendidikan Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

BACA JUGA : Polisi Pastikan 11 Bayi di Sleman Dikembalikan ke Orang Tua, Dugaan Pelanggaran Masih Didalami

Salah seorang wali murid, Sumarni merasa senang karena anaknya bisa ngaji dan sholat dengan benar. Dan yang lebih penting bisa mempunyai akhlak yang baik.

“ untuk akhlak anak saya untuk akhiratnya , jadi kalua di rumah anak say aitu ya ngaji ya belajar ,” jelasnya

Kegiatan wisuda akbar dan panen karya ini sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi siswa untuk menunjukkan hasil belajar mereka selama satu tahun. Suasana hangat, penuh kreativitas, dan nuansa religius terasa menyatu sepanjang acara berlangsung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: