Polresta Yogyakarta Ungkap Peran SR, Terduga Otak Pelarian Geng Vozter ke Cilacap

Polresta Yogyakarta Ungkap Peran SR, Terduga Otak Pelarian Geng Vozter ke Cilacap

Polresta Yogyakarta menunjukkan barang bukti dalam kasus pembacokan pelajar oleh geng Vozter, Jumat (22/5/2026). Polisi mengungkap satu pelaku berinisial SR diduga menjadi otak pelarian enam pelaku ke Cilacap dengan menyiapkan rumah persembunyian.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Satreskrim Polresta Yogyakarta mengungkap peran seorang pelaku berinisial SR yang diduga menjadi otak pelarian anggota geng Vozter ke Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, usai kasus pembacokan pelajar yang menewaskan seorang remaja di kawasan Kridosono.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian Lubis, mengatakan pihaknya saat ini masih memburu empat pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Dari empat buronan tersebut, SR disebut memiliki peran sentral dalam membantu para pelaku melarikan diri.

“Tadi sudah disampaikan Bapak Kapolres bahwa ada empat pelaku lagi yang masih buron. Namun empat pelaku ini sudah kita kantongi semua alamat dan identitasnya. Satu orang pelaku ini yang kita duga kuat merupakan otak dari kaburnya para pelaku enam orang itu,” ujar Riski dalam konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (22/5/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tiga pelaku yang telah ditangkap di Cilacap, polisi mendapati SR menjadi pihak yang menyediakan fasilitas pelarian sekaligus menyiapkan lokasi persembunyian.

BACA JUGA : Kronologi “Sekolah Endi Koe?” Berujung Pelajar Tewas Dibacok Geng Voster di Kridosono

BACA JUGA : Soal Pelajar Tewas di Kridosono, Sri Sultan HB X Minta Identifikasi Motif Secara Menyeluruh

“Dari keterangan tiga orang yang telah kita tangkap, satu orang inilah yang memberikan fasilitas untuk tiga orang itu kabur ke Cilacap dan menyiapkan rumah di sana. Karena dia yang kenal dengan pemilik rumah tersebut,” katanya.

Riski menambahkan, SR juga diduga mengatur seluruh proses pelarian, mulai dari mencari kendaraan hingga mengantar para pelaku menuju lokasi persembunyian.

“Dia yang mencari mobil, menyewa kendaraan, lalu mengantarkan tiga pelaku ini ke Cilacap. Ini yang masih dalam pengejaran,” jelasnya.

Menurut Riski, tiga pelaku yang telah diamankan mengaku tidak mengetahui hubungan jaringan di Cilacap. Mereka hanya mengikuti arahan dari SR.

BACA JUGA : Tiga Pelaku Pembacokan Pelajar di Kridosono Ditangkap di Cilacap, Tiga Lainnya Masih Diburu Polisi

BACA JUGA :  Sekelompok Pelajar Bikin Geger di Dekat Mandala Krida, Polisi: Hanya Provokasi Kembang Api

“Ketiga pelaku yang kita tangkap di Cilacap itu tidak mengetahui atau tidak mengenali kelompok di sana. Yang mengetahui hubungan itu hanya SR. Nanti setelah yang bersangkutan tertangkap atau menyerahkan diri, baru bisa kita dalami keterkaitannya,” tuturnya.

Polisi memastikan pengejaran terhadap SR dan tiga buronan lainnya terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh jaringan pelarian tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait