PSIM Jogja Waspadai Transisi Cepat Malut United, Van Gastel Optimistis Menang di SSA
Punggawa Laskar Mataram tengah berlatih di Yogyakarta, bersiap menghadapi Malut United pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026). Pelatih Jean-Paul Van Gastel menegaskan tim tetap memakai sistem yang sama --dok. PSIM
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - PSIM Jogja menatap serius laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 kontra Malut United yang akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (10/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menyatakan timnya tetap akan memakai skema permainan yang sama seperti beberapa pekan terakhir. Dia menilai kemenangan atas Malut United pada putaran pertama memang menjadi modal positif, namun tidak bisa dijadikan patokan utama.
"Saat kami bermain di Malut itu sekitar sembilan bulan lalu. Saya pikir kedua tim tidak banyak berubah, jadi ini bisa menjadi pertandingan yang mirip," ujar Van Gastel dalam konferensi pers, Sabtu (9/5/2026).
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai kualitas individu pemain Malut United yang dinilai mampu mengubah jalannya pertandingan dalam satu momen.
BACA JUGA : Persib Bandung Menang Tipis atas PSIM Jogja, Cahya Supriadi Tampil Heroik
BACA JUGA : Persita Curi Kemenangan di Bantul, PSIM Kian Terpuruk Tanpa Kemenangan
"Mereka punya pemain-pemain dengan kualitas individu bagus yang bisa menentukan laga hanya dalam satu aksi. Karena itu kami harus hati-hati terhadap transisi permainan mereka," katanya.
Van Gastel menyebut dirinya sempat membuka diskusi dengan para pemain terkait kemungkinan perubahan strategi. Namun seluruh skuad sepakat untuk tetap mempertahankan pendekatan yang selama ini diterapkan.
"Saya bertanya kepada pemain apakah ada yang perlu diubah dari cara bermain atau latihan. Semua sepakat bahwa sistem yang kami jalankan sekarang adalah cara terbaik," jelasnya.
Van Gastel juga menyinggung pengalaman unik usai laga sebelumnya saat tim dievakuasi menggunakan kendaraan taktis polisi akibat situasi di stadion.
BACA JUGA : PSIM vs Persija Berakhir Imbang 1-1, Cahya Supriadi Jadi Tembok Kokoh di Bali
BACA JUGA : Gol PSIM Jogja Dianulir VAR, Bhayangkara FC Amankan Kemenangan 2-1
"Selama karier saya sebagai pemain dan pelatih, itu pengalaman pertama naik barracuda. Cukup unik dan lucu, tapi saya tidak merasakan ketegangan. Polisi hanya memastikan kami keluar dengan aman," tuturnya.
Sementara itu, pemain muda PSIM Raka Cahyana mengaku seluruh pemain dalam kondisi siap tempur dan berharap dukungan penuh suporter untuk memenuhi Stadion Sultan Agung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: