5 Remaja Diamankan Warga, Kedapatan Bawa Clurit di Perumahan Tempel Sleman

5 Remaja Diamankan Warga, Kedapatan Bawa Clurit di Perumahan Tempel Sleman

Lima remaja diamankan warga di Tempel Sleman setelah kedapatan membawa clurit, Sabtu (2/5/2026). Polisi mengimbau remaja tidak membawa senjata tajam dan orang tua meningkatkan pengawasan.--dok. Polresta Sleman

SLEMAN, diswayjogja.id - Aksi sekelompok remaja yang membawa senjata tajam jenis clurit di wilayah Tempel, Sleman, berujung diamankan warga dan pihak kepolisian, Sabtu (2/5/2026) siang.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di Perumahan Margorejo Asri, Margorejo, Tempel.

“Polsek Tempel dibantu masyarakat telah mengamankan para pelaku remaja yang kedapatan membawa senjata tajam jenis clurit,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Peristiwa bermula saat pelapor berinisial ASLW (18) bersama dua rekannya melintas di Jalan Magelang menuju arah Yogyakarta. Mereka kemudian diteriaki dan ditantang oleh rombongan pelaku.

BACA JUGA :  Kronologi Lengkap Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng, Ditusuk 14 Kali

BACA JUGA :  Remaja Bantul Ditemukan 3 Km dari Lokasi Tenggelam di Parangtritis

“Salah satu pelaku sempat memukul korban menggunakan gasper dan mengenai helm,” kata Argo.

Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban bersama rekannya mengejar para pelaku hingga masuk ke kawasan perumahan. Berkat bantuan warga, para remaja itu akhirnya berhasil diamankan.

“Setelah diamankan, ditemukan satu senjata tajam jenis clurit yang diselipkan di bagian depan celana salah satu pelaku,” jelasnya.

Polisi mengamankan lima remaja berusia 14 hingga 15 tahun yang berasal dari wilayah Magelang. Salah satunya diketahui sebagai pembawa clurit.

BACA JUGA : Perang Sarung di Minggir Sleman Digagalkan, 6 Remaja Diamankan Polisi

BACA JUGA : Kronologi Perusakan Mobil Pakai Clurit di Jetis Bantul, Tiga Remaja Jadi Tersangka

Berdasarkan pengakuan, senjata tajam tersebut dibawa untuk berjaga-jaga jika terjadi serangan dari pihak lain.

“Pelaku mengaku membawa clurit untuk antisipasi jika ada serangan,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: