Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Ilham Dwi Saputra, Dua Orang Ditahan

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Ilham Dwi Saputra, Dua Orang Ditahan

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Rabu (22/4/2026) menyebutkan pihaknya masih memburu pelaku pengeroyokan yang menewaskan Ilham Dwi Saputra di Bantul. Dua pelaku telah ditahan, sementara JPW mendesak pengusutan tuntas kasus kekerasan brutal.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

BANTUL, diswayjogja.id - Kepolisian masih terus memburu pelaku pengeroyokan yang menewaskan Ilham Dwi Saputra, remaja asal Bantul. 

Hingga kini, dua orang telah diamankan, sementara pelaku lainnya diduga melarikan diri ke luar kota.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pihaknya masih fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Untuk kasus penganiayaan, saat ini kami fokus melakukan pengejaran. Informasi yang kami dapatkan, pelaku melarikan diri ke luar kota,” ujarnya di Mapolres Bantul, Rabu (22/4/2026).

BACA JUGA : Provokasi Curi Topi, Remaja Dikeroyok di Dua Lokasi hingga Tewas

BACA JUGA : Enam Pemuda Keroyok dan Bakar Motor Dua Korban usai Salah Paham “Blayer” di Sleman

Dia menjelaskan, sejauh ini polisi telah memeriksa empat orang saksi guna mengungkap peran masing-masing pelaku. Sementara dua orang yang telah diamankan seluruhnya berstatus dewasa.

“Untuk saksi, sampai saat ini kami sudah memeriksa empat orang. Untuk yang ditahan ada dua orang, dan kami masih melakukan pengembangan,” katanya.

Pihak kepolisian juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta dukungan masyarakat agar kasus tersebut segera terungkap.

“Kami mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban dan mohon doa dari masyarakat Bantul agar kasus ini dapat segera kami selesaikan secara adil,” tambahnya.

BACA JUGA : Pengeroyokan di Wirobrajan, Satu Pelaku Punya Dendam Lama dan Tiga Lainnya Hanya Ikut-ikutan

BACA JUGA : Kasus Pengeroyokan di Wirobrajan hingga Tewas, Empat Tersangka Ditangkap

Sementara itu, Jogja Police Watch (JPW) mengecam keras aksi kekerasan yang menimpa korban. Melalui Kadiv Humasnya, Baharuddin Kamba, JPW menilai tindakan para pelaku sangat keji dan tidak manusiawi.

“Korban mengalami kekerasan secara brutal, mulai dari dipukul menggunakan selang dan paralon, disundut rokok, hingga digilas menggunakan sepeda motor. Ini tindakan yang sangat biadab,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: