Ansyari Lubis Ungkap Titik Lemah PSS Meski Menang atas Persiku
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengungkap kelemahan timnya meski menang 2-1 atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Senin (20/4/2026) malam. Finishing dan fokus pemain jadi sorotan jelang laga penentuan.--dok. PSS
SLEMAN, diswayjogja.id - Kemenangan 2-1 PSS Sleman atas Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Senin (20/4/2026) malam, tak serta-merta membuat pelatih Ansyari Lubis puas.
Di balik tiga poin krusial tersebut, dia justru menyoroti sejumlah kelemahan tim yang perlu segera diperbaiki jelang dua laga penentuan.
PSS Sleman tampil dominan sejak awal pertandingan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Tim tuan rumah hanya mampu mencetak satu gol di babak pertama melalui Frederic Injai.
“Kita bersyukur karena kemenangan ini membawa kita ke peringkat pertama. Tapi di babak pertama, kita dominan, hanya saja konversi gol masih minim, itu jadi catatan,” ujar Ansyari dalam konferensi pers usai pertandingan.
BACA JUGA : Pekan Krusial Championship, PSS Sleman Incar Tiga Poin di Kandang
BACA JUGA : PSS Sleman Fokus Pemulihan dan Mental Jelang Laga Krusial, Target Menang demi Bertahan di Puncak Klasemen
Memasuki babak kedua, PSS sempat kehilangan fokus yang dimanfaatkan Persiku untuk menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Silvio Caique. Menurut Ansyari, momen tersebut menjadi bukti bahwa konsentrasi pemain belum stabil sepanjang laga.
“Di awal babak kedua pemain sedikit kurang fokus sehingga terjadi gol. Itu yang harus kita evaluasi,” katanya.
Beruntung, PSS mampu merespons cepat melalui gol Gustavo Tocantins yang kembali membawa tim unggul 2-1 hingga laga usai.
Selain soal fokus, Ansyari juga menyoroti ritme permainan timnya yang dinilai belum konsisten. Dia menilai para pemain masih perlu memahami kapan harus bermain cepat dan kapan harus mengatur tempo.
BACA JUGA : PSS Sleman Tumbang di Banjarmasin, Barito Putera Menang Tipis 1-0
BACA JUGA : PSS Sleman Menang 7-0 di Maguwoharjo, Ansyari Lubis Apresiasi Performa Tim
“Kita harus punya ritme. Kapan kita main cepat, kapan kita pressing, itu yang ke depan harus kita perbaiki,” jelasnya.
Dia juga mengakui bahwa banyak peluang yang terbuang membuat tenaga pemain terkuras lebih cepat, terutama saat menghadapi pertahanan rapat Persiku yang menggunakan skema lima bek.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: