Cara Liburan Hemat ke Hong Kong, Rute Ngong Ping dan Desa Tai O dalam Sehari
Ngong Ping dan Desa Tai O--
diswayjogja.id – Hong Kong selalu memiliki daya tarik magnetis bagi wisatawan asal Indonesia, baik karena kemudahan akses penerbangan maupun perpaduan unik antara modernitas gedung pencakar langit dengan tradisi budaya yang masih kental. Namun, tantangan terbesar bagi banyak pelancong adalah tingginya biaya hidup dan akomodasi di salah satu kota termahal di dunia ini. Kabar baiknya, Hong Kong menyimpan sisi lain yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota, terutama di kawasan Pulau Lantau yang menawarkan pemandangan alam perbukitan dan situs religi yang menenangkan. Mengatur strategi perjalanan singkat atau itinerary satu hari menjadi kunci utama agar Anda tetap bisa mendapatkan pengalaman maksimal dengan biaya yang tetap rasional dan terjangkau.
Fokus utama dalam perjalanan hemat satu hari ini adalah mengeksplorasi sisi barat Pulau Lantau. Kawasan ini dikenal sebagai rumah bagi Ngong Ping 360, salah satu atraksi kereta gantung atau cable car terbaik di dunia yang menawarkan pemandangan 360 derajat ke arah Laut Cina Selatan dan Bandara Internasional Hong Kong. Tidak hanya itu, keberadaan Tian Tan Buddha yang megah di puncak bukit menjadi destinasi yang tak boleh dilewatkan bagi siapa pun yang berkunjung. Dengan memulai perjalanan dari sisi ini, Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan biaya transportasi untuk berpindah-pindah antar pulau, sehingga fokus energi dan dana bisa dialokasikan untuk menikmati objek wisata yang ada.
Salah satu aspek menarik dari itinerary ini adalah kombinasi antara teknologi modern dan kearifan lokal. Setelah puas menikmati kemegahan patung Buddha dan suasana desa wisata di Ngong Ping, Anda akan diarahkan menuju Tai O, sebuah desa nelayan tradisional yang masih mempertahankan rumah-rumah panggung di atas air. Perjalanan ini memberikan kontras yang luar biasa dari ketinggian kereta gantung menuju kehidupan sederhana masyarakat pesisir. Budget sebesar Rp 1,2 juta mungkin terdengar kecil untuk standar Hong Kong, namun jika digunakan untuk tiket transportasi umum seperti MTR, bus lokal, dan tiket atraksi yang dipesan melalui platform daring, angka tersebut terbukti sangat mencukupi untuk satu orang pelancong mandiri.
Dalam panduan ini, kita akan membedah secara rinci jadwal perjalanan dari jam ke jam, rincian biaya dalam mata uang Dolar Hong Kong (HKD) yang dikonversikan ke Rupiah, hingga tips rahasia agar Anda tidak terjebak antrean panjang. Memahami alur transportasi adalah kunci, karena Hong Kong memiliki sistem integrasi transportasi yang sangat efisien. Dengan mengikuti langkah-langkah dalam itinerary ini, Anda tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga merasakan denyut nadi kehidupan di Lantau Island yang asri. Mari kita mulai petualangan sehari di Hong Kong dengan anggaran yang ramah di kantong namun tetap memberikan kenangan yang mewah.
BACA JUGA : Menyusuri Kalialas Riverside,Kuliner Tersembunyi dengan Nuansa Alam dan Edukasi di Bogor
BACA JUGA : Menikmati Pesona Klasik Malang Lewat Wisata 2026 di Kawasan Klojen
Memulai Perjalanan
Petualangan dimulai pagi hari menuju stasiun MTR Tung Chung. Ini adalah gerbang utama menuju Pulau Lantau. Jika Anda menginap di kawasan Tsim Sha Tsui atau Central, Anda hanya perlu naik MTR jalur oranye (Tung Chung Line) menuju stasiun terakhir. Perjalanan ini relatif murah jika Anda menggunakan Octopus Card, kartu sakti yang wajib dimiliki setiap turis di Hong Kong.
Sampai di Tung Chung, Anda akan langsung disambut oleh pemandangan Citygate Outlets, surga belanja barang bermerek dengan harga miring. Namun, tahan dulu keinginan belanja Anda, karena tujuan utama kita adalah Terminal Cable Car Ngong Ping 360 yang lokasinya tepat di sebelah stasiun MTR tersebut.
Melayang di Udara dengan Ngong Ping 360
Atraksi pertama adalah naik kereta gantung Ngong Ping 360. Sangat disarankan untuk membeli tiket secara online melalui aplikasi perjalanan seperti Klook atau Traveloka sebelum hari keberangkatan. Mengapa? Karena antrean di loket fisik bisa memakan waktu hingga 2 jam pada akhir pekan. Dengan tiket di tangan, Anda bisa langsung menuju jalur khusus.
Selama kurang lebih 25 menit, Anda akan dibawa melintasi perbukitan hijau dan lautan biru. Pemandangannya sungguh luar biasa. Anda bisa melihat jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macau yang panjang serta pesawat yang lepas landas dari bandara. Biaya untuk tiket pulang-pergi (standard cabin) berkisar antara Rp 450.000 hingga Rp 550.000, tergantung promo yang tersedia. Ini adalah komponen biaya terbesar dalam itinerary Anda, namun sangat layak untuk dicoba.
Eksplorasi Ngong Ping Village dan Tian Tan Buddha
Setelah turun dari cable car, Anda akan memasuki Ngong Ping Village. Desa ini dirancang dengan gaya arsitektur tradisional Tiongkok yang sangat estetis untuk berfoto. Di sini, Anda bisa menemukan berbagai toko suvenir dan gerai makanan. Namun, tujuan utama kita adalah menaiki 268 anak tangga menuju Tian Tan Buddha atau "Big Buddha".
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: