BLUT KUMKM DIY Investigasi Penyebab Ledakan Teras Malioboro, Perbaikan Ditarget 3 Hari

 BLUT KUMKM DIY Investigasi Penyebab Ledakan Teras Malioboro, Perbaikan Ditarget 3 Hari

BLUT KUMKM DIY memastikan ledakan di Teras Malioboro bukan karena saluran mampet. Investigasi penyebab gas metana masih dilakukan, sementara perbaikan ditarget 2–3 hari.--dok. Polresta Jogja

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Ledakan yang terjadi di kawasan Teras Malioboro 1 pada Senin (30/3/2026) pagi masih dalam proses investigasi. Pengelola memastikan insiden tersebut bukan disebabkan oleh saluran limbah yang tersumbat.

Kepala UPT Balai Layanan Usaha Terpadu (BLUT) KUMKM DIY, Wisnu Hermawan, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 07.20 WIB saat tenant bersiap membuka usaha.

“Pada jam 07.20 ada ledakan yang bersumber dari saluran air limbah kami. Ada korban yang mengalami luka bakar ringan dari pengunjung yang berada di lokasi,” ujarnya saat dihubungi, Senin (30/3/2026) malam.

Wisnu menegaskan, dugaan awal bukan karena saluran limbah yang mampet. Pasalnya, pengelola rutin melakukan perawatan dan penyedotan limbah secara berkala.

BACA JUGA : Ledakan Teras Malioboro 1, Pengelola Minta Maaf dan Tanggung Biaya Korban

BACA JUGA :  Ledakan Teras Malioboro Jogja, 3 Orang Luka Bakar Diduga Akibat Gas Metana

“Kalau mampetnya tidak, karena sebenarnya kami cukup rutin melakukan pembersihan. Bahkan sebulan dua kali dilakukan penyedotan,” katanya.

Namun demikian, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya akumulasi gas metana di dalam saluran.

“Kami lagi dalami sumber gas metana itu dari mana. Ini di luar dugaan kami karena perawatan rutin selalu dilakukan,” jelasnya.

Dalam insiden tersebut, beberapa pengunjung mengalami luka bakar ringan dan sempat dirawat di RSUP Dr. Sardjito. Wisnu memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah daerah melalui pengelola.

BACA JUGA : Ledakan Obat Petasan di Rumah Warga Mantrijeron Yogyakarta, Tiga Orang Termasuk Balita Terluka

BACA JUGA : Rumah Penjual Kembang Api di Caturtunggal Sleman Ludes Terbakar, Sempat Terdengar Ledakan Beruntun

“Biaya pengobatan kita tanggung. Korban juga sudah diperkenankan pulang untuk rawat jalan,” tuturnya.

Saat ini, pengelola bekerja sama dengan kepolisian untuk mengusut penyebab pasti ledakan, termasuk kemungkinan perlunya rekayasa ulang konstruksi saluran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait