Kendaraan Masuk Jogja Tembus 33 Ribu, Dishub Sebut Kepadatan Berlanjut hingga Pekan Depan

Kendaraan Masuk Jogja Tembus 33 Ribu, Dishub Sebut Kepadatan Berlanjut hingga Pekan Depan

Kendaraan melintas di kawasan Jembatan Kleringan pada Minggu (22/3/2026) sore, di mana lalu lintas di Yogyakarta pada H+1 Lebaran 2026 terpantau padat merayap di sejumlah titik seperti Malioboro, Kridosono, dan Pasar Kembang. Kendaraan masuk tembus 33 rib--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Arus lalu lintas di sejumlah titik Kota Yogyakarta terpantau padat merayap pada H+2 Lebaran 2026, Minggu (22/3/2026). Kepadatan terutama terjadi di kawasan wisata dan akses utama menuju pusat kota.

Berdasarkan pantauan Disway Jogja hingga pukul 17.20 WIB, kepadatan terlihat di Bundaran Stadion Kridosono, Jalan Pasar Kembang depan Stasiun Yogyakarta, serta Jalan Mataram yang menjadi akses menuju kawasan Malioboro dari sisi selatan.

Selain itu, kawasan masuk Malioboro juga mengalami kepadatan lalu lintas, sementara kawasan Tugu Yogyakarta dan Titik Nol Kilometer terpantau ramai lancar, di mana kendaraan roda empat didominasi plat luar DIY.

Data Back Office Smart Province mencatat hingga pukul 15.00 WIB, jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Yogyakarta mencapai 33.981 unit, sedangkan kendaraan keluar sebanyak 26.816 unit.

BACA JUGA : Tarif Andong Naik Rp50 Ribu, Kusir Nikmati Lonjakan Wisatawan Lebaran di Malioboro

BACA JUGA : Wisatawan Membludak di Malioboro H+1 Lebaran, Arus Lalu Lintas Padat Merayap

Simpang Kyai Mojo yang menjadi akses utama dari arah Magelang masih menjadi titik masuk tertinggi dengan 22.482 kendaraan. Sementara itu, akses keluar terbanyak tercatat di Simpang Demangan arah Solo dengan 16.949 kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengatakan lonjakan kendaraan memang terpusat di kawasan wisata favorit.

“Kalau kaitan titik-titik peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan di Kota Jogja tetap ada di kawasan Tugu, Malioboro dan Keraton termasuk Masjid Kauman, Pasar Ngasem, serta Gembira Loka,” ujarnya.

Dia menyebut, meski terjadi peningkatan, kondisi lalu lintas pada H+1 Lebaran masih tergolong landai.

BACA JUGA : H+1 Lebaran, 61.554 Pemudik Padati Stasiun Daop 6 Yogyakarta

BACA JUGA : Malioboro Diprediksi Padat Usai Lebaran, Wisatawan Diminta Jalan Kaki dan Gunakan Transportasi Umum

“Kalau hari H (saat lebaran) kan masih relatif cukup landai. Ada terjadi peningkatan tapi masih sangat landai,” jelasnya.

Namun demikian, Dishub memprediksi kepadatan akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan, seiring kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di sejumlah daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: