Bupati Paramitha Ingatkan 9 Pejabat Eselon 2 Jangan Lelet Bekerja, Jika Tidak Ingin Dapat Jatah Rotasi

Bupati Paramitha Ingatkan 9 Pejabat Eselon 2 Jangan Lelet Bekerja, Jika Tidak Ingin Dapat Jatah Rotasi

SUMPAH - Bupati Brebes memimpin pembacaan sumpah jabatan 9 Pejabat Eselon 2 di Pendopo Kanjengan, Kamis (5/2) malam.-Syamsul Falaq/ RATEG-

BREBES, diswayjogja.id - Sebanyak 9 Pejabat Eselon 2 di Kabupaten Brebes, mengucapkan sumpah jabatan sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Hal itu, terungkap saat Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma melantik 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Kamis (5/2) malam.

Termasuk, pelantikan tiga Pejabat Administrator, jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Baribis serta Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyampaikan peringatan tegas agar seluruh pejabat yang baru dilantik untuk kerja efektif dan efisien. Sehingga, semua pejabat publik dilarang untuk lelet dalam bekerja jika tidak ingin menjadi target rotasi.

BACA JUGA : Bupati Paramitha Dapat Kejutan Tiga Bayi Laki-laki Lahir di RSUD Brebes Saat Momentum Hari Jadi 348

BACA JUGA : Bupati Paramitha Lepas 1.200 Peserta Brebes Healthy Fun Run; Kesehatan adalah Investasi Paling Menguntungkan

"Setelah melantik 9 Kepala OPD hasil Panselter, termasuk Pimpinan BAZNAS dan Direktur PDAM serta pejabat administrator. Konsekuensinya, wajib kerja cerdas efektif dan efisien. Jika ada yang membandel, berarti harus siap dirotasi," ungkapnya.

Para pejabat yang baru dilantik, lanjut Paramitha, jangan menutup mata terhadap realitas yang selama ini dirasakan warga.

Bahkan, bupati menegaskan semua wajib meninggalkan pola kerja lama yang kerap membuat pelayanan terasa jauh dari kebutuhan rakyat.

"Tinggalkan pola lama yang lamban, birokratis, dan tidak menyentuh kebutuhan masyarakat. Jangan lamban dalam bekerja. Rakyat menunggu kehadiran kita," terangnya.

Paramitha menekankan, kehadiran pemerintah harus bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan yang mudah diakses, bantuan bagi petani, pendidikan yang layak bagi anak-anak, hingga perlindungan bagi perempuan, penyandang disabilitas, dan lanjut usia. Sebab, ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan ditentukan oleh atasan, melainkan oleh masyarakat yang dilayani.

"Bekerjalah dengan sebaik-baiknya dan berikan hasil terbaik. Bukan saya yang akan menilai, tetapi rakyat Brebes yang harus bisa merasakan manfaatnya," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: