Polisi Ungkap Modus GPS dan Gudang Online dalam Pencurian Baterai Swap Station di Sleman

Polisi Ungkap Modus GPS dan Gudang Online dalam Pencurian Baterai Swap Station di Sleman

Petugas Polsek Depok Barat menunjukkan barang bukti baterai swap station yang diamankan dalam pengungkapan kasus pencurian berbasis teknologi di Sleman, Kamis (29/1/2026)--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Modus pencurian berbasis teknologi terungkap di wilayah Depok Barat, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Sepasang suami istri asal Kota Semarang diduga membobol mesin swap station atau mesin penukar baterai dengan memanipulasi sistem penguncian slot.

Akibat aksi tersebut, lima unit baterai SWAP tipe 64 volt raib dengan total kerugian mencapai Rp 25 juta.

Kapolsek Depok Barat Kompol Abdul Jalil menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Circle K POP Mart, Jalan Laksda Adisucipto, Caturtunggal, Depok, Sleman. 

Kasus baru terungkap keesokan harinya setelah pihak pengelola sistem melaporkan adanya kejanggalan pada mesin penukar baterai.

Penyelidikan kemudian mengarah pada rekaman kamera pengawas yang merekam aktivitas mencurigakan di sekitar mesin. 

BACA JUGA : Kapolsek Depok Timur Sebut Dini Hari Waktu Paling Rawan Pencurian di Kos Mahasiswa Sleman

BACA JUGA : Persela Lamongan Curi Satu Poin di Maguwoharjo, Bima Sakti Puji Kerja Keras Pemain

Polisi menilai pelaku tidak bertindak spontan, melainkan sudah memahami celah sistem penguncian slot baterai.

Kanit Reskrim Polsek Depok Barat AKP Eko Haryanto mengatakan, dari hasil analisis petugas, pola gerak pelaku menunjukkan adanya niat yang kuat sejak awal kedatangan ke lokasi.

“Nah, menurut saya, niat itu sudah terlihat. Kalau niatnya hanya liburan, faktanya kalau main ke mal biasanya orang belanja. Tapi kalau ke mal dan tidak membeli apa-apa, lalu justru mencuri, itu sudah menunjukkan maksudnya,” katanya saat konferensi pers di Aula Polsek Depok Barat, Kamis (29/1/2026).

Menurutnya, dari rekaman CCTV, pasangan tersebut terlihat berulang kali mondar-mandir di satu titik, tepat di area mesin swap station.

Mereka tidak berpindah ke bagian lain dari pusat perbelanjaan, seperti pengunjung pada umumnya.

“Di Jakarta memang banyak mal. Namun, dari rekaman CCTV terlihat pelaku hanya mondar-mandir di satu area saja. Ini menjadi salah satu petunjuk bagi kami bahwa ada target yang memang sudah mereka incar,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: