Seru! Ragam Aktivitas Menarik dan Edukatif di Nglanggeran Gunungkidul, Berikut Informasi Selengkapnya

Seru! Ragam Aktivitas Menarik dan Edukatif di Nglanggeran Gunungkidul, Berikut Informasi Selengkapnya

Profil Desa Wisata Nglanggeran--

diswayjogja.id – Daerah Istimewa Yogyakarta memang seolah tidak pernah kehabisan daya tarik bagi siapa saja yang mengunjunginya. Setiap sudut kota hingga pinggirannya menawarkan cerita dan pengalaman yang berbeda, membuat para pelancong seringkali merasa rindu untuk kembali lagi. Selama ini, banyak wisatawan yang hanya terfokus pada kemeriahan pusat kota, seperti Jalan Malioboro atau Tugu Jogja, karena aksesnya yang dianggap paling praktis dan dekat dengan berbagai fasilitas modern.

Namun, bagi mereka yang bersedia meluangkan waktu sedikit lebih lama untuk berkendara menjauhi hiruk-pikuk kota, Yogyakarta menyimpan sebuah rahasia kecantikan alam yang sangat mempesona. Bergeser ke arah tenggara, terdapat bentang alam perbukitan yang menawarkan ketenangan dan udara segar yang sulit ditemukan di pusat keramaian. Perjalanan menuju wilayah ini bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan sebuah transisi menuju kehidupan pedesaan yang masih memegang teguh adat istiadat dan kelestarian alam.

Salah satu titik fokus yang kini sedang menjadi buah bibir di kalangan pecinta wisata alam dan budaya adalah Kabupaten Gunungkidul. Wilayah yang dulunya sering dianggap kering ini, kini telah bertransformasi menjadi pusat ekowisata unggulan. Di balik tebing-tebing karstnya, tersimpan potensi wisata yang dikelola secara profesional oleh masyarakat setempat. Hal ini membuktikan bahwa kemajuan pariwisata tidak harus merusak ekosistem, melainkan bisa berjalan beriringan dengan konservasi lingkungan.

Desa Wisata Nglanggeran adalah contoh nyata kesuksesan pengelolaan wisata berbasis komunitas. Terletak di Kecamatan Patuk, desa ini bukan lagi sekadar destinasi lokal, melainkan sudah diakui di level internasional. Keberhasilan Nglanggeran dalam menyabet penghargaan bergengsi menunjukkan bahwa desa ini memiliki standar kualitas pelayanan dan keunikan yang luar biasa. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai pengalaman apa saja yang bisa Anda dapatkan saat berkunjung ke "Best Tourism Village" versi dunia ini.

BACA JUGA : Liburan Akhir Tahun Jogja Dipenuhi Orang Hingga Macet Disetiap Titik, Berikut Informasi Selengkapnya

BACA JUGA : Informasi Lengkap Wisata Gembira Loka Zoo Tahun 2026 Sebagai Rekreasi dan Edukasi di Jogja

Profil Desa Wisata Nglanggeran

Desa Wisata Nglanggeran bukanlah pemain baru dalam industri pariwisata Indonesia. Dedikasi masyarakatnya dalam menjaga lingkungan dan budaya telah membuahkan hasil yang manis. Pada tahun 2021, organisasi pariwisata dunia di bawah naungan PBB, yaitu UNWTO, memberikan predikat Best Tourism Village kepada desa ini. Sebelumnya, berbagai penghargaan tingkat ASEAN, seperti Sustainable Tourism Award dan Community Based Tourism (CBT) Award, juga telah berhasil diraih. Hal ini menjadikan Nglanggeran sebagai destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda saat berada di Yogyakarta.

Secara geografis, desa ini terletak sekitar 25 kilometer dari jantung kota Jogja. Dengan kondisi jalan yang cukup menanjak namun teraspal mulus, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan. Keunikan lain dari desa ini adalah jam operasionalnya yang terbuka selama 24 jam penuh. Bagi wisatawan yang datang di penghujung hari, tidak perlu khawatir karena fasilitas penginapan berupa homestay milik warga telah tersedia melimpah dengan harga yang relatif terjangkau, memberikan sensasi menginap yang hangat layaknya di rumah sendiri.

Puncak Gunung Api Purba

Gunung Api Purba Nglanggeran adalah ikon utama desa ini yang sangat populer di media sosial. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut ini memiliki struktur batuan andesit yang sangat unik, karena terbentuk dari aktivitas vulkanik sekitar 60 juta tahun yang lalu. Meskipun berstatus gunung api, kini statusnya sudah tidak aktif lagi sehingga aman bagi pendaki pemula. Jalur pendakiannya telah tertata dengan baik, lengkap dengan anak tangga dan tali pengaman di titik-titik tertentu. Di puncaknya, tersedia lahan yang cukup luas bagi mereka yang ingin mendirikan tenda demi mengejar momen matahari terbit yang spektakuler.

Tepian Embung Nglanggeran

Jika Anda mencari ketenangan tanpa harus mendaki terlalu jauh, Embung Nglanggeran adalah solusinya. Danau buatan ini berada di lokasi yang cukup tinggi, berfungsi sebagai cadangan air untuk mengairi kebun buah milik warga di musim kemarau. Di sekitar embung, Anda akan disuguhi pemandangan hijau dari perkebunan durian dan kelengkeng. Duduk santai di tepian embung sambil menunggu matahari terbenam adalah aktivitas favorit bagi mereka yang ingin melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Pantulan warna langit jingga di permukaan air dengan latar belakang Gunung Api Purba menciptakan komposisi visual yang sangat menakjubkan.

BACA JUGA : 5 Destinasi Wisata Seru di Jogja untuk Liburan Akhir Tahun Bareng Keluarga, Simak Disini

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait