Sleman Kekurangan 8.000 Lampu Jalan, Target Terang 2029 Andalkan KPBU

Sleman Kekurangan 8.000 Lampu Jalan, Target Terang 2029 Andalkan KPBU

Bupati Sleman Harda Kiswaya memberikan arahan dalam Forum Konsultasi Publik Penyediaan Infrastruktur Penerangan Jalan di Aula Pangripta Bappeda Sleman, Rabu (21/1/2026)--Foto: Humas Pemkab Sleman

SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya mempercepat pemerataan penerangan jalan sebagai bagian dari pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan. 

Hal itu disampaikan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, saat membuka Forum Konsultasi Publik Penyediaan Infrastruktur Penerangan Jalan di Aula Pangripta Bappeda Sleman, Rabu (21/1/2026).

Ia menilai forum tersebut menjadi tahapan krusial dalam penyiapan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan, khususnya yang digagas melalui prakarsa badan usaha. 

Menurutnya, keterlibatan publik diperlukan agar proyek berjalan transparan dan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Forum ini merupakan tahapan yang sangat penting dalam proses penyiapan proyek KPBU Alat Penerangan Jalan, khususnya yang dilaksanakan melalui skema KPBU atas prakarsa Badan Usaha,” katanya. 

Ia menekankan pentingnya ruang dialog terbuka antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. 

BACA JUGA : PSS Sleman Siap Hadapi Persipura Jayapura, Pieter Huistra: Tekanan Harus Bikin Pemain Lebih Baik

BACA JUGA : Labuhan Merapi Jadi Magnet Wisata, Sleman Soroti Dampak Sosial dan Lingkungan

Dengan demikian, kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, tetapi juga pada manfaat sosial yang lebih luas.

“Melalui forum ini, saya berharap menjadi sarana dialog yang terbuka, transparan, dan partisipatif, sehingga proyek yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Sleman,” ucapnya. 

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, hingga November 2025 total panjang jalan kabupaten mencapai 699,5 kilometer.

Dengan jarak ideal antar lampu sekitar 40 meter, kebutuhan penerangan jalan diperkirakan lebih dari 17 ribu titik.

Namun, hingga 2024, lampu yang terpasang baru memenuhi sekitar 48 persen dari total kebutuhan. Meski direncanakan penambahan 949 titik pada 2025–2026, Sleman masih kekurangan sekitar 8 ribu titik lampu.

Ia menyebut, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan utama dalam mengejar target pemenuhan penerangan jalan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: