Menelusuri Cita Rasa Klasik Paling Ikonik di Bandung yang Wajib Dikunjungi
Mie Naripan--
diswayjogja.id – Kota Bandung tidak pernah kehilangan pesonanya sebagai salah satu kiblat utama wisata kuliner di Indonesia. Dijuluki sebagai Paris van Java, kota ini tidak hanya menawarkan udara pegunungan yang sejuk dan arsitektur bersejarah, tetapi juga menyimpan kekayaan rasa yang telah melintasi berbagai zaman. Bagi para pencinta makanan, setiap kunjungan ke Bandung adalah sebuah ekspedisi rasa yang tak ada habisnya. Dari gang-gang sempit hingga jalan protokol yang ramai, aroma bumbu tradisional seolah menjadi penanda bahwa Bandung adalah rumah bagi inovasi sekaligus penjaga setia resep-resep warisan leluhur.
Keistimewaan kuliner di Bandung terletak pada kemampuannya untuk bertahan di tengah gempuran tren makanan modern yang silih berganti. Ketika kafe bertema minimalis dan restoran waralaba internasional mulai menjamur, kedai-kedai legendaris tetap berdiri kokoh dengan pelanggan setia yang terus bertambah. Fenomena ini membuktikan bahwa kualitas rasa yang autentik dan konsistensi adalah kunci utama dalam memenangkan hati masyarakat. Makan siang di Bandung bukan sekadar aktivitas mengisi energi, melainkan sebuah ritual budaya di mana wisatawan dan warga lokal melebur dalam antrean yang sama demi semangkuk hidangan yang resepnya tidak berubah sejak puluhan tahun silam.
Momen istirahat siang di kota ini sering kali menjadi waktu tersibuk bagi para pengusaha kuliner tradisional. Di bawah naungan pepohonan rindang khas Bandung, mencicipi hidangan berkuah hangat atau gorengan yang renyah menjadi cara terbaik untuk menikmati suasana kota. Karakteristik kuliner Bandung yang cenderung menggunakan bumbu kacang yang gurih, kaldu sapi yang kental, serta olahan tepung tapioka yang kenyal, memberikan identitas yang sangat kuat. Tidak heran jika banyak orang rela menempuh perjalanan jauh dari luar kota hanya untuk merasakan kembali sensasi makan siang di tempat-tempat yang sudah memiliki reputasi tinggi tersebut.
Bagi Anda yang sedang menyusun rencana perjalanan atau sekadar ingin menghabiskan waktu akhir pekan di Bandung, memilih tempat makan yang tepat adalah hal krusial. Mengingat banyaknya pilihan yang tersedia, fokus pada tempat-tempat yang memiliki nilai historis dan ulasan positif selama puluhan tahun adalah langkah yang bijak. Berdasarkan catatan perjalanan rasa yang dihimpun, terdapat tiga lokasi utama yang tidak boleh dilewatkan. Tempat-tempat ini menawarkan kombinasi sempurna antara rasa yang orisinal, harga yang tetap masuk akal di kantong, serta lokasi yang mudah dijangkau. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai tiga jawara kuliner legendaris di Kota Bandung.
BACA JUGA : Nikmati Sensasi Memanjakan Lidah! Yuk Cobain Surga Es Krim dan Gelato di Bandung
BACA JUGA : Pesona Kuliner Bandung Jadi Rekomendasi Kafe Ikonik untuk Liburan, Simak Informasi Lengkapnya Berikut Ini
Mie Naripan
Berbicara mengenai mi di Bandung tanpa menyebut Mie Naripan tentu terasa kurang lengkap. Rumah makan yang berlokasi di Jalan Naripan ini merupakan salah satu institusi kuliner tertua yang masih eksis sejak tahun 1960-an. Memasuki kedai ini, pengunjung akan langsung disuguhi suasana interior yang tetap mempertahankan gaya lama, memberikan kesan nostalgia yang kuat bagi generasi tua maupun rasa penasaran bagi generasi muda. Kesan klasik ini menjadi daya tarik tersendiri yang membedakannya dengan restoran mi modern pada umumnya.
Keunggulan utama dari Mie Naripan terletak pada pembuatan mi secara mandiri atau homemade. Tekstur mi yang dihasilkan cenderung kenyal dengan ukuran yang pas, tidak terlalu besar namun mantap saat dikunyah. Menu andalan yang sering dicari adalah Mi Yamin, baik versi manis maupun asin. Mi ini disajikan dengan topping yang melimpah, mulai dari suwiran ayam yang gurih hingga bakso dan pangsit yang teksturnya sangat lembut. Kaldu yang digunakan sebagai pendamping pun memiliki rasa yang dalam, hasil rebusan tulang ayam yang dimasak dalam waktu lama.
Selain mi, pengunjung sangat disarankan untuk memesan pangsit goreng dan bakso goreng sebagai menu pelengkap. Kedua camilan ini memiliki tekstur garing di luar namun tetap lembut di dalam, memberikan variasi tekstur yang kaya dalam satu sesi makan siang. Keaslian resep yang dijaga selama lebih dari setengah abad membuat Mie Naripan menjadi destinasi yang tak lekang oleh waktu, di mana setiap mangkuknya bercerita tentang konsistensi dan cinta terhadap tradisi kuliner.
Jam Operasional: 08.00 - 20.30 WIB
Kisaran Harga: Rp 25.000 - Rp 55.000 per porsi
Menu Unggulan: Mi Yamin Manis, Mi Ayam Kuah, dan Bakso Goreng.
BACA JUGA : Yuk Berburu Menikmati Gurihnya Cireng Bandung, Dijamin Ketagihan Berikut Informasi Selengkapnya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: