Sleman Terapkan Manajemen Talenta ASN, Dorong Meritokrasi

Sleman Terapkan Manajemen Talenta ASN, Dorong Meritokrasi

Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menandatangani MoU manajemen talenta ASN di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (7/1/2025).--Foto: Humas Pemkab Sleman

SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman bersama sejumlah Kepala Daerah di DIY menegaskan komitmen dalam penerapan sistem Manajemen Talenta untuk meningkatkan kualitas aparatur. 

Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penerapan manajemen talenta oleh seluruh Kepala Daerah di DIY dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, di Gedhong Pracimasana Kompleks Kepatihan, Rabu (7/1/2025).

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan terhadap implementasi manajemen talenta dan prinsip meritokrasi.

“Sistem meritokrasi penting untuk menempatkan pegawai terbaik dalam mengeksekusi program-program pemerintah,” katanya. 

Dalam penerapannya, manajemen talenta memungkinkan Kepala Daerah menyeleksi kader terbaik dengan kualifikasi berada pada kotak talenta ASN 7, 8, bahkan 9, yang bisa dimobilisasi tanpa open bidding atau lelang jabatan, selama sesuai ketentuan.

“BKN memberikan relaksasi kepada daerah untuk mencari kader terbaik dalam mewujudkan visi daerah melalui sistem manajemen talenta berbasis meritokrasi,” ucapnya. 

BACA JUGA : Mobil Hyundai Atos Terbakar di Condongcatur, Polresta Sleman Sigap Tangani Insiden Viral

BACA JUGA : Omzet Love Scamming di Sleman Tembus Puluhan Miliar per Bulan, Polisi Ungkap Skema dan Alur Konten Porno

Ia menambahkan, implementasi sistem ini diharapkan membuat Provinsi DIY menjadi contoh nasional dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menegaskan bahwa manajemen talenta juga menjadi alat strategis dalam memaksimalkan kapasitas aparatur sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. 

“Dengan sistem ini, para Kepala Daerah dapat menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat sesuai kompetensinya,” tuturnya. 

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan menata ASN agar kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Implementasi manajemen talenta ASN di Pemkab Sleman tentu menjadi bentuk keseriusan kami dalam menata ASN sehingga, insyaallah ASN akan tertata dengan baik dan tidak ada gejolak apapun berkaitan dengan karir teman-teman ASN,” ujarnya. 

Ia menambahkan, Pemkab Sleman selama ini telah menerapkan sistem meritokrasi yang diakui secara nasional melalui penghargaan BKN Awards 2025 dengan kategori Terbaik I Nasional terkait manajemen ASN. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: