Daftar Destinasi Kuliner Ikonik Malang yang Wajib Masuk Liburan 2026, Simak Informasi Selengkapnya

Daftar Destinasi Kuliner Ikonik Malang yang Wajib Masuk Liburan 2026, Simak Informasi Selengkapnya

Pecel Kawi Hj. Musilah--

diswayjogja.id – Kota Malang selalu memiliki tempat tersendiri di hati para pelancong, baik domestik maupun mancanegara. Selain dikenal karena kesejukan udaranya yang menyegarkan dan deretan pemandangan alam pegunungan yang memesona, kota ini menyimpan kekayaan lain yang tak kalah memikat, yakni warisan kuliner lintas zaman. Bagi banyak orang, mengunjungi Malang tanpa mencicipi sajian tradisionalnya terasa seperti ada yang kurang, karena di setiap sudut kota ini tersimpan sejarah yang dituangkan ke dalam mangkuk dan piring saji.

Eksistensi tempat makan legendaris di Malang bukan sekadar tentang bisnis makanan semata, melainkan tentang menjaga identitas dan tradisi. Di tengah gempuran tren makanan kekinian dan kafe bertema modern yang menjamur, deretan warung dan rumah makan tua ini tetap berdiri kokoh. Mereka berhasil bertahan melewati berbagai dekade, mulai dari era kolonial hingga zaman digital, dengan satu kunci utama: konsistensi rasa yang tidak pernah berubah meskipun kepemimpinan telah berpindah tangan ke generasi berikutnya.

Keunikan dari kuliner lawas di Malang terletak pada filosofi penyajiannya. Para pemilik tempat makan ini umumnya sangat menjaga resep rahasia keluarga yang telah diwariskan secara turun-temurun. Hal ini menciptakan sebuah ikatan emosional antara penjual dan pelanggan, di mana sebuah hidangan bisa memicu nostalgia masa kecil bagi warga lokal atau memberikan pengalaman kultural yang mendalam bagi para wisatawan. Kehangatan pelayanan yang khas dan suasana bangunan yang autentik menambah nilai lebih yang tidak bisa ditemukan di restoran modern.

Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan ke Jawa Timur, memahami peta kuliner Malang adalah sebuah keharusan. Penjelajahan rasa ini akan membawa Anda melintasi waktu, mulai dari resep tahun 1920-an hingga hidangan yang populer di tahun 1970-an. Sebagai panduan bagi para pembaca yang ingin merasakan sensasi "makan sejarah", berikut adalah ulasan mendalam mengenai destinasi kuliner paling ikonik di Kota Malang yang wajib Anda kunjungi untuk menyempurnakan pengalaman berlibur.

BACA JUGA : Pecinta Pedas Sini Kumpul, Daftar Kuliner Pedas di Malang Ini Bisa Menggoyang Lidah! Dijamin Ketagihan

BACA JUGA : Menelusuri Jejak Rasa, Jangan Lupakan Oleh-oleh Ikonis dari Malang, Cek Info Selengkapnya

Pecel Kawi Hj. Musilah

Bagi masyarakat lokal, mengawali hari dengan seporsi nasi pecel adalah sebuah kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Pecel Kawi Hj. Musilah, yang telah eksis sejak tahun 1975, adalah lokasi paling direkomendasikan untuk merasakan ritual pagi ini. Terkenal karena bumbu kacangnya yang memiliki aroma kencur yang kuat dan rasa gurih yang dominan, pecel di sini menawarkan keseimbangan rasa yang sulit ditemukan di tempat lain.

Setiap porsi disajikan dengan sayuran hijau yang masih segar, ditemani nasi hangat dan siraman sambal kacang yang melimpah. Kelezatan hidangan ini semakin lengkap jika dinikmati bersama berbagai lauk tambahan seperti rempeyek, tempe, atau telur. Tempat ini menjadi saksi bagaimana kesederhanaan bahan pangan lokal bisa diolah menjadi sajian yang dicintai lintas generasi.

Warung Lama H. Ridwan

Berdiri sejak tahun 1920, warung ini adalah salah satu pemain lama dalam industri kuliner Malang. Keistimewaannya terletak pada cara memasak yang masih mempertahankan teknik tradisional, memastikan bahwa rasa setiap masakan sama persis dengan apa yang disajikan seratus tahun lalu.

BACA JUGA : Aroma Kehangatan dan Kenikmatan yang Tak Pernah Padam di Malang

BACA JUGA : Ragam Kuliner Dekat Stasiun Malang Kota Baru, Wajib Coba untuk Isi Perut Sebelum atau Sesudah Perjalanan

Sajian andalannya meliputi nasi campur, sate komoh (sate daging sapi dengan bumbu rempah), hingga rawon yang kaya rasa. Interior warung yang masih mempertahankan nuansa kuno (jadul) memberikan kesan nostalgia bagi siapa pun yang masuk ke dalamnya. Ini adalah tempat terbaik untuk merasakan bagaimana lidah masyarakat Malang dimanjakan di masa lampau.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: