Dana Rp3 Miliar Dorong Penguatan Desa Merah Putih

Dana Rp3 Miliar Dorong Penguatan Desa Merah Putih

Kampung Nelayan Poncosari yang disiapkan sebagai lokasi Koperasi Merah Putih di Bantul--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BANTUL, diswayjogja.id - Program percepatan penanganan sampah melalui skema waste to energy berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), mulai digerakkan lintas daerah di DIY. 

Program ini diharapkan tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga menghadirkan sumber energi alternatif bagi masyarakat.

Komandan Kodim 0729/Bantul, Letkol Kav Fikri Nurheldi mengatakan, pelaksanaan program tersebut merupakan bagian dari prioritas nasional yang dikawal langsung pemerintah pusat bersama kementerian terkait.

"Panggilan dari pemerintah pusat dalam rangka program prioritas nasional harus dihadiri bersama Menko Perekonomian, khususnya percepatan pelaksanaan program penanganan sampah melalui PLTSa yang mulai berjalan sejak bulan lalu,” katanya, Sabtu (3/1/2025). 

Ia menjelaskan, Gubernur DIY sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi dengan para bupati dan wali kota. 

BACA JUGA : Kampung Nelayan Bantul Jadi Model Ekonomi Pesisir Berbasis Koperasi

BACA JUGA : Awan Panas Guguran Terjadi di Merapi Pagi Ini, BPPTKG Ungkap Detailnya

Dari hasil pembahasan tersebut, pemerintah daerah sepakat untuk bergabung dalam program nasional waste to energy melalui skema PLTSa bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan. 

“Dari hasil koordinasi tersebut, beliau memutuskan untuk bergabung dalam program nasional waste to energy. Dengan program ini, diharapkan sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi justru menjadi sumber daya untuk pembangkit listrik,” ujarnya. 

Menurutnya, target operasional awal program ditetapkan pada tahun 2026, dengan harapan pada awal 2027 pengelolaan sampah telah berjalan lebih optimal di wilayah Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.

"Mudah-mudahan program ini segera terwujud. Pada 2026 diharapkan mulai beroperasi, sehingga pada awal 2027 persoalan sampah dapat tertangani lebih baik,” jelasnya.

Selain program pengelolaan sampah, ia juga menyinggung inisiatif Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

BACA JUGA : Koperasi Desa Merah Putih di Bantul Mulai Berjalan, ASN Jadi Motor Penggerak Awal

BACA JUGA : Menjelang Libur Akhir Tahun, Koperasi Andong Wisata Siapkan Kuda Sehat dan Penyesuaian Tarif

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: