Kampung Nelayan Bantul Jadi Model Ekonomi Pesisir Berbasis Koperasi

Kampung Nelayan Bantul Jadi Model Ekonomi Pesisir Berbasis Koperasi

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, meninjau kampung nelayan Poncosari, Kecamatan Srandakan, Jumat (2/1/2025)--Foto:, Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BANTUL, diswayjogja.id - Pembangunan fasilitas pendukung sektor kelautan dan perikanan di kawasan pesisir selatan Bantul diharapkan menjadi titik tolak penguatan ekonomi masyarakat nelayan. 

Dengan infrastruktur yang lebih lengkap, pemerintah daerah menargetkan lahirnya lebih banyak pelaku usaha perikanan sekaligus perluasan aktivitas ekonomi pesisir.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa keberadaan fasilitas baru tersebut merupakan sesuatu yang sebelumnya belum dimiliki masyarakat nelayan di wilayah pesisir selatan. 

Fasilitas ini berfungsi sebagai stimulus agar semakin banyak warga terlibat dalam sektor perikanan tangkap.

“Selama ini, fasilitas seperti ini belum pernah ada. Dengan fasilitas yang lebih lengkap, kami berharap jumlah nelayan akan semakin bertambah. Fasilitas ini menjadi stimulus bagi masyarakat untuk terlibat di sektor perikanan,” katanya, Jumat (2/1/2025). 

BACA JUGA : Tak Hanya Melaut, Bantul Bangun Kekuatan Nelayan dari Perahu hingga Pasar Ikan

BACA JUGA : Rp 9 Miliar Digelontorkan, Bantul Jadi Satu-satunya di DIY Bangun Kampung Nelayan Merah Putih

Menurutnya, potensi sumber daya laut di kawasan selatan Jawa, khususnya di Samudra Hindia, masih terbuka lebar untuk dikembangkan.

Sejalan dengan pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X, pemanfaatan potensi tersebut perlu ditingkatkan agar memberi dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat pesisir.

“Apalagi, seperti disampaikan Ngarso Dalem, potensi sumber daya laut di Samudra Hindia, khususnya di pesisir selatan, masih belum dimanfaatkan secara optimal. Karena itu, Bantul sebagai wilayah pesisir memiliki peluang besar untuk meningkatkan pemanfaatan potensi laut tersebut,” ucapnya. 

Ia menambahkan, peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan menjadi tujuan utama program ini. 

Selain memperkuat kapasitas produksi, pemerintah daerah juga menilai kampung nelayan yang kini berkembang di sisi barat Bantul berpotensi menjadi model pengembangan bagi wilayah lain yang memiliki karakter serupa, termasuk kawasan Depok.

BACA JUGA : Sri Sultan Soroti Permasalahan Nelayan: Kapal Rusak, BBM Terbatas, dan Distribusi Ikan yang Terhambat

BACA JUGA : Bupati Brebes Bersama Forkompinda Pilih Rayakan Tahun Baru Blusukan Sambil Bagikan Sembako Bagi Warga Miskin

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: