Asmara Rp5 Juta Per Bulan Berbalik Jadi Tragedi, Penolakan Cinta di Sleman Berujung Maut
Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo, menjelaskan kronologi kasus pembunuhan akibat penolakan cinta di Sleman saat konferensi pers di Aula Polresta Sleman, Kamis (6/11/2025).--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Kasus dugaan pembunuhan yang menggemparkan warga Gamping, Sleman, ternyata berakar dari kisah asmara yang kandas.
Dari hasil penyelidikan kepolisian, diketahui bahwa korban dan tersangka sempat menjalin hubungan selama tiga bulan sebelum tragedi terjadi.
Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo, menjelaskan dalam konferensi pers di Aula Polresta Sleman bahwa selama menjalin hubungan, tersangka diketahui rutin memberikan bantuan kepada korban.
“Selama tiga bulan menjalin hubungan, tersangka memberikan bantuan kepada korban sebesar Rp5 juta setiap bulan,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Menurutnya, hubungan keduanya berjalan cukup intens dan tersangka bahkan disebut serius ingin melanjutkan hubungan itu ke jenjang pernikahan. Namun, pernyataan korban pada hari kejadian mengubah segalanya.
“Saat tersangka datang ke rumah korban, korban menyatakan tidak ingin melanjutkan hubungan tersebut,” katanya.
BACA JUGA : 4 Menit Mencekam di Gamping, Rekaman CCTV Ungkap Dugaan Pembunuhan Misterius
BACA JUGA : Pisau Berdarah di Gamping, Misteri Pembunuhan di Rumah Kontrakan Bikin Geger Warga
Penolakan itulah yang kemudian menjadi pemicu tindakan nekat pelaku. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku curiga bahwa korban memiliki hubungan dengan pria lain, meski dugaan itu belum bisa dipastikan kebenarannya.
“Rasa cemburu dan penolakan dari korban membuat tersangka kehilangan kendali,” jelasnya
Sumber internal kepolisian menyebut, sebelum kejadian, pelaku sempat mengirim pesan bernada emosional kepada korban. Namun korban memilih tidak membalas.
Saat pelaku datang ke rumah korban, situasi berubah panas hingga berujung perkelahian dan tindakan fatal yang merenggut nyawa korban.
Setelah melakukan perbuatan tersebut, tersangka dilaporkan mencoba mengakhiri hidupnya sendiri karena menyesali perbuatannya.
BACA JUGA : UGM Resmi Nonaktifkan Mahasiswa Tersangka Pembunuhan Kacab Bank BRI Cempaka Putih
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: