Muncul Bau Tak Sedap, Mahasiswa Asal Semarang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Sleman
Seorang pria berinisial MN (30) asal Semarang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kamar kos kawasan Manggung, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (22/4/2025). --Foto: Anam AK/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Seorang pria berinisial MN (30) asal Semarang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kamar kos kawasan Manggung, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (22/4/2025).
Pemilik Kos, Dimas, mengungkapkan kecurigaan dari salah satu anak kos, yang sepat mencium bau tak sedap dari salah satu kamar kos di lantai dua tersebut.
"Saya dari rumah langsung ngecek ke kamar. Tiba-tiba ya ada bau enggak enak, tapi enggak berani buka pintu. Akhirnya langsung turun ke Pak RT langsung (laporan)," ungkap Dimas di lokasi kejadian.
Dimas sempat melihat dari balik jendela yang tertutup tirai, namun tidak memberanikan diri untuk membuka pintu. Dia menunggu pihak kepolisian untuk mengecek kamar kos di lantai dua tersebut.
BACA JUGA : Kecelakaan di Ringroad Barat Bantul Libatkan Dua Mobil dan Satu Motor, Satu Orang Tewas
BACA JUGA : Dalam Sepekan, Dua Pekerja di Sleman Tewas Tersengat Listrik
"(kondisi korban) kayak gitu semuanya, ya udah. (Ada darah?) iya darahnya ada," ujar Dimas.
Menurutnya, MN berstatus mahasiswa saat pertama kalinya menyewa kamar kos. Meskipun penghuni kos mulai dari mahasiswa dan pekerja. Bahkan Dimas masih menyimpan teks komunikasi WA dari tahun 2021.
"Dia itu salah satu yang lama (tinggal), yang lainnya sudah ganti-ganti (penghuni). Pastinya saya kurang tahu, tapi anaknya baik, ya biasa aja sebenarnya kalau ketemu," jelasnya.
Sementara itu, Kasat reskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian, mengatakan pihaknya masing mengidentifikasi korban, usai menerima informasi dari pemilik kos, bahwa ada tercium bau tidak enak di salah satu kamar yang dimiliki oleh pemilik kos.
BACA JUGA : Korban Terseret Ombak di Parangtritis Bantul Ditemukan Meninggal Dunia
BACA JUGA : Penemuan Kerangka Manusia di Kebun Tebu Bantul, Diperkirakan Meninggal 3 Bulan
"Ditemukan bahwa korban sudah dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah. Jadi, dari dasar tersebut, tadi kita sudah menurunkan tim identifikasi dari Satreskrim Polres Sleman dan bergabung dengan tim identifikasi Direkturat Krimum. Selain itu, tadi kita juga didampingi oleh dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara," jelasnya di lokasi kejadian.
Saat ini, korban telah dievakuasi langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Terkait penyebab luka, masih diperiksa oleh tim forensik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: