Beli Obat untuk Istri Sakit, Kakek di Bantul Curi Perhiasan Tetangga

Beli Obat untuk Istri Sakit, Kakek di Bantul Curi Perhiasan Tetangga

Seorang kakek berinisial UN (68) alias Mbah Untung, warga Ardodadi, Sedayu, Bantul, nekat mencuri sejumlah perhiasan milik tetangga karena kebutuhan biaya obat untuk istrinya yang sedang sakit. Saat ini Mbah Untung diamankan Polres Bantul. --dok. Polres Bantul

BANTUL, diswayjogja.id - Seorang kakek berinisial UN (68) alias Mbah Untung, warga Ardodadi, Sedayu, Bantul, mencuri sejumlah perhiasan milik tetangga, karena kebutuhan biaya obat untuk istri yang sedang sakit.

Panit Reskrim Polsek Sedayu, Iptu Bagus Panji Nugroho, mengungkapkan kronologi kejadian yang bermula pada bulan Ramadan, yakni Jumat (21/3/2025) sekira pukul 20.45 WIB, di mana korban berinisial R (57) dan suaminya pulang ke rumah dari sholat tarawih di Masjid.

Saat korban masuk lewat pintu depan, ujar Iptu Bagus, masih dalam keadaan terkunci, namun setelah masuk korban dan suami mendapati pintu belakang rumah sudah terbuka dan kunci yang terbuat dari kayu terlepas.

"Karena curiga, korban mengecek lemari di kamar korban dan mendapati uang sejumlah Rp400 ribu yang disimpa di dompet dalam lemari hilang, serta cincin emas 5 gram, cincin emas 4 gram dan sepasang anting 1 gram," ungkapnya dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Senin (21/4/2025).

BACA JUGA : Punya Hutang, Pemuda di Bantul Nekat Curi Beberapa Motor dalam Semalam

BACA JUGA : Tembus 21 Kasus Pencurian Sepanjang Januari 2025, Polres Bantul Imbau Warga untuk Tetap Waspada

Selain kehilangan uang tunai dan sejumlah perhiasan, korban juga kehilangan handphone yang biasa disimpan di atas meja.

Dengan adanya laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sedayu melakukan penyelidikan dengan metode pengumpulan bahan keterangan saksi-saksi, termasuk handphone milik korban dijual di salah satu konter kawasan Sedayu.

"Kemudian setelah melaksanakan proses penyelidikan, akhirnya kami berhasil mengungkap tersangka, yaitu UN, umur 68 tahun, berdasarkan petunjuk dan dua alat bukti yang sudah cukup," ujarnya.

Dalam melakukan aksinya, Mbah Untung masuk melalui pintu belakang rumah korban yang tak terkunci, dengan hanya mendorong pintu saja. 

BACA JUGA : Polsek Sewon Bantul Ringkus Pencuri Burung Kontes, Dijual Murah untuk Kebutuhan Harian

BACA JUGA : Gudang Toko Elektronik di Sleman, Dicuri 15 Karyawannya Sendiri Senilai Rp500 Juta

"Pelaku tidak ikut tarawih, jadi masuk melalui pintu belakang rumah, karena gemboknya memang hanya dari kayu. Jadi, pintu itu didorong dan bisa terbuka. Iya, jadi pelaku dan korban satu RT dan masih tetangga," katanya.

Iptu Bagus mengatakan motif pelaku melakukan pencurian karena terhimpit masalah ekonomi, sehingga melakukan pencurian dengan pemberatan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: